Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi

Jum'at, 10 Juli 2026 - 22:14 WIB
loading...
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2027). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sekitar 150 orang yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya dan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Massa mendukung aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi menyusul ditemukannya uang ratusan miliar dan 74 kg emas dalam proses penggeledahan di beberapa lokasi.

Aksi diawali di depan Polda Metro Jaya sebelum massa bergerak menuju Gedung KPK. Sepanjang unjuk rasa, demonstran membawa puluhan poster dan spanduk berisi kritik terhadap dugaan praktik korupsi serta seruan agar aparat penegak hukum tetap independen dalam menjalankan proses hukum.

Selain itu, massa juga menyampaikan orasi secara bergantian dari atas mobil komando sambil menyerukan dukungan kepada Polri dan KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi.

Koordinator lapangan aksi, Amri, mengatakan masyarakat menginginkan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari segala bentuk tekanan.

"Kami mendukung Polri dan KPK untuk membongkar dugaan tindak pidana korupsi sampai ke akar-akarnya. Jangan ada intervensi terhadap aparat penegak hukum yang sedang bekerja," ujar Amri dalam orasinya.

Menurutnya, apabila terdapat dugaan tindak pidana, maka seluruh proses harus diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku tanpa perlakuan khusus kepada siapa pun. "Kami ingin hukum berlaku sama bagi seluruh warga negara. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum," katanya.

Tak hanya menyoroti isu penegakan hukum, massa juga mengaitkan dugaan korupsi dengan kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai masih berat. Mereka menilai praktik korupsi semakin melukai rasa keadilan publik ketika banyak warga tengah menghadapi tekanan ekonomi.

"Kondisi rakyat sedang sulit. Banyak yang harus menjual aset untuk bertahan hidup. Karena itu, kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas setiap dugaan korupsi yang merugikan negara dan rakyat," ujar Amri.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib. Hingga unjuk rasa berakhir, massa menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum serta meminta Polri dan KPK tetap bekerja secara profesional, independen, dan bebas dari tekanan pihak mana pun.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Ternyata Tak Tercatat di LHKPN
Rekomendasi
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved