Legislator Asal Papua Ini Korodinasi dengan KSAD Soal Peristiwa Intan Jaya

Senin, 21 September 2020 - 23:37 WIB
loading...
Legislator Asal Papua...
Anggota Komisi I DPR RI Bidang Pertahanan, Yan Permenas Mandenas, telah meminta kepada Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jendral Andika Prakasa untuk memfasilitasi Peyelesaian konflik di Kabupaten Intan Jaya, Papua. (ist)
A A A
JAYAPURA - Anggota Komisi I DPR RI Bidang Pertahanan, Yan Permenas Mandenas, telah meminta kepada Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jendral Andika Prakasa untuk memfasilitasi Peyelesaian konflik di Kabupaten Intan Jaya, Papua , yang telah menewaskan Seorang Pendeta serta warga sipil dan anggota TNI.

"Saya terus memonitor apa yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya dalam sepakan ini. Maka saya langsung menghubungi KSAD, Jendral Andika Prakasa kemarin Malam," ungkap Yan Mandenas, dalam keterangan persnya, Senin (21/09/2020).

Yan mengaku sedih melihat konflik yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua dalam sepekan ini, mulai dari dua tukang ojek ditembak kelompok kriminal bersenjata dan saat ini sedang mendapat perawatan Medis di Kabupaten Mimika.

Yan meminta Panglima TNI dan para pihak terkait agar dilakukan investigasi cepat dan mengungkapkan para pelaku, terkait rentetan penembakan di Kabupaten Intan Jaya, khususnya kejadian yang terjadi dalam satu pekan ini.

“Khusus penembakan yang terjadi terhadap hamba Tuhan saya akan mengawal sampai tuntas Agar diungkapkan jelas para pelakunya, sehingga perlu di seriusi oleh semua pihak," tutur Yan Mandenas yang lolos ke Senayan melalui daerah pemilihan Papua itu. (Baca: Polisi Belum Tangkap Gerombolan Bersenjata Samurai yang Menyerang Warga).

Yan Mandenas menegaskan, Panglima TNI, KSAD, Pangdam, Kapolda agar menseriusi kejadian ini dengan memerintahkan Bupati Intan Jaya bersama Unsur Muspida di daerah segera melakukan pembentukan tim Investigasi dan memfasilitasi, serta mencari fakta sebab dan akibat kronologi kejadian dalam seminggu ini di Intan Jaya.

“Dengan begini, ada langka-langkah kedepan untuk menyelesaikan masalah konflik dan mendeteksi ancaman ganguan kemanan di daerah tersebut," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved