Karyawan Positif Corona, Bar dan Resto Terkenal di Batam Tutup
Selasa, 22 September 2020 - 01:11 WIB
loading...
Kasus warga terinfeksi COVID-19 di Batam terus meningkat. Hampir setiap hati ditemukan warga yang positif terpapar Corona. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BATAM - Kasus warga terinfeksi COVID-19 di Batam terus meningkat. Hampir setiap hati ditemukan warga yang positif terpapar Corona. Salah satunya, karyawan Blue Fire Bar & Resto yang berada dalam kawasan Harbourbay, Batam.
Tempat nongkrong yang jadi tujuan banyak warga Batam ini terpaksa harus tutup beroperasi selama 14 hari. Hal ini dikarenakan dua orang karyawannya dinyatakan positif COVID-19.
Informasi yang didapat, tempat tongkrongan pinggir pantai dengan suasana kelap kelip lampu berwarna biru ini mulai tutup sejak Kamis (17/9/2020) lalu. Saat ini, dua orang karyawan tersebut tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Dua karyawan itu bekerja sebagai office boy di lokasi. Setelah mengetahui ada karyawannya yang positif, pihak manajemen langsung mengajukan pentutupan sementara ke Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan ada pekerja di Bluefire yang terpapar Corona.
"Memang ada namun berapa orang karyawan yang terpapar saya lupa, karena banyaknya warga yang terpapar dan saat ini kasus positif terus bertambah di Kota Batam," ujar Didi yang dihubungi via telpon genggam.
Kembali meningkatnya kasus COVID-19 di Batam, dikarenakan tidak adanya kepedulian masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.
Tempat nongkrong yang jadi tujuan banyak warga Batam ini terpaksa harus tutup beroperasi selama 14 hari. Hal ini dikarenakan dua orang karyawannya dinyatakan positif COVID-19.
Informasi yang didapat, tempat tongkrongan pinggir pantai dengan suasana kelap kelip lampu berwarna biru ini mulai tutup sejak Kamis (17/9/2020) lalu. Saat ini, dua orang karyawan tersebut tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Dua karyawan itu bekerja sebagai office boy di lokasi. Setelah mengetahui ada karyawannya yang positif, pihak manajemen langsung mengajukan pentutupan sementara ke Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan ada pekerja di Bluefire yang terpapar Corona.
"Memang ada namun berapa orang karyawan yang terpapar saya lupa, karena banyaknya warga yang terpapar dan saat ini kasus positif terus bertambah di Kota Batam," ujar Didi yang dihubungi via telpon genggam.
Kembali meningkatnya kasus COVID-19 di Batam, dikarenakan tidak adanya kepedulian masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.
Lihat Juga :