Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Kamis, 18 Juni 2026 - 13:13 WIB
loading...
Ribuan umat Islam menghadiri acara Tabligh Akbar dan Doa untuk Indonesia di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025) malam. Foto/Dok SindoNews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas dan layanan transportasi bagi masyarakat dalam rangka Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026. Acara haul tersebut akan digelar di Plaza Monumen Nasional ( Monas ) sisi selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026) pada pukul 17.00-22.00 WIB.
Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya akan menyiagakan 88 petugas, menerapkan rekayasa lalu lintas, memberikan layanan transportasi umum, serta menyiapkan kantong parkir guna mendukung kelancaran mobilitas peserta kegiatan maupun masyarakat di sekitar lokasi.
"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan," ujar Budi dalam keterangannya Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Sambut HUT Jakarta, Pramono Bakal Gelar MTQ hingga Haul Ulama Betawi
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara bagi kendaraan dari arah barat (Tanah Abang) maupun utara (Kota) menuju timur (Senen), dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Rute alternatif yang dapat digunakan pengguna jalan sebagai berikut:
1. Dari Harmoni menuju Bundaran HI melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin dan seterusnya.
2. Dari Harmoni menuju Tugu Tani melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Taman Pejambon–Jalan Pejambon–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya.
3. Dari Harmoni menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin–Jalan Kebon Sirih–Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
4. Dari Bundaran HI menuju Harmoni melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit dan seterusnya atau melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit dan seterusnya.
5. Dari Bundaran HI menuju Senen melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit–Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Dr Sutomo–Jalan Gunung Sahari Raya dan seterusnya.
6. Dari Tanah Abang menuju Tugu Tani melalui Jalan Jatibaru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.
7. Dari Tugu Tani menuju Tanah Abang melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit–Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
8. Dari Kramat Salemba menuju Tanah Abang melalui Jalan Kramat Raya–Jalan Pasar Senen–Jalan Gunung Sahari Raya–Jalan Budi Utomo–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Ir H Juanda–Jalan Suryopranoto dan seterusnya.
Budi menjelaskan, peserta kegiatan dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan dan diminta memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan di sekitar kawasan Monas.
Lokasi parkir yang disiapkan meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat. "Total kapasitas yang tersedia mencapai 1.840 mobil dan 3.180 motor," katanya.
Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum untuk menuju kawasan Monas. "Selain lebih praktis, hal ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," tuturnya.
Menurut Budi, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal. Namun apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas yang bersifat situasional, layanan akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang berlaku di lapangan.
Layanan Transjakarta yang dapat digunakan antara lain Koridor 1 (Blok M–Kota) melalui Halte Monas, Rute 1A (Pantai Maju–Balai Kota) melalui Halte Monas atau Balai Kota, Rute 1P (Senen–Blok M) melalui Halte Gambir 3.
Koridor 2 (Pulo Gadung–Monumen Nasional) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas atau Halte Balai Kota, Rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas atau Halte Balai Kota.
Koridor 3 (Kalideres–Monumen Nasional via Veteran) melalui Halte Monas, Rute 5C (Cililitan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota, Rute 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan) melalui Halte Balai Kota, Rute 6B (Ragunan–Balai Kota via Semanggi) melalui Halte Balai Kota, Rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota, serta Rute 14A (Monas–Jakarta International Stadium/JIS) melalui Halte Monas.
Dishub DKI Jakarta juga mengimbau pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju maupun berangkat dari Stasiun Gambir agar menyesuaikan waktu dan rute perjalanan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami harap masyarakat agar dapat mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama seluruh pihak, kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, serta bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari ruas jalan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," tandasnya.
Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya akan menyiagakan 88 petugas, menerapkan rekayasa lalu lintas, memberikan layanan transportasi umum, serta menyiapkan kantong parkir guna mendukung kelancaran mobilitas peserta kegiatan maupun masyarakat di sekitar lokasi.
"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan," ujar Budi dalam keterangannya Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Sambut HUT Jakarta, Pramono Bakal Gelar MTQ hingga Haul Ulama Betawi
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara bagi kendaraan dari arah barat (Tanah Abang) maupun utara (Kota) menuju timur (Senen), dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Rute alternatif yang dapat digunakan pengguna jalan sebagai berikut:
1. Dari Harmoni menuju Bundaran HI melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin dan seterusnya.
2. Dari Harmoni menuju Tugu Tani melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Taman Pejambon–Jalan Pejambon–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya.
3. Dari Harmoni menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin–Jalan Kebon Sirih–Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
4. Dari Bundaran HI menuju Harmoni melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit dan seterusnya atau melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit dan seterusnya.
5. Dari Bundaran HI menuju Senen melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit–Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Dr Sutomo–Jalan Gunung Sahari Raya dan seterusnya.
6. Dari Tanah Abang menuju Tugu Tani melalui Jalan Jatibaru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.
7. Dari Tugu Tani menuju Tanah Abang melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit–Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
8. Dari Kramat Salemba menuju Tanah Abang melalui Jalan Kramat Raya–Jalan Pasar Senen–Jalan Gunung Sahari Raya–Jalan Budi Utomo–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Ir H Juanda–Jalan Suryopranoto dan seterusnya.
Budi menjelaskan, peserta kegiatan dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan dan diminta memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan di sekitar kawasan Monas.
Lokasi parkir yang disiapkan meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat. "Total kapasitas yang tersedia mencapai 1.840 mobil dan 3.180 motor," katanya.
Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum untuk menuju kawasan Monas. "Selain lebih praktis, hal ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," tuturnya.
Menurut Budi, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal. Namun apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas yang bersifat situasional, layanan akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang berlaku di lapangan.
Layanan Transjakarta yang dapat digunakan antara lain Koridor 1 (Blok M–Kota) melalui Halte Monas, Rute 1A (Pantai Maju–Balai Kota) melalui Halte Monas atau Balai Kota, Rute 1P (Senen–Blok M) melalui Halte Gambir 3.
Koridor 2 (Pulo Gadung–Monumen Nasional) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas atau Halte Balai Kota, Rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya) melalui Halte Gambir 2, Halte Monas atau Halte Balai Kota.
Koridor 3 (Kalideres–Monumen Nasional via Veteran) melalui Halte Monas, Rute 5C (Cililitan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota, Rute 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan) melalui Halte Balai Kota, Rute 6B (Ragunan–Balai Kota via Semanggi) melalui Halte Balai Kota, Rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda) melalui Halte Monas atau Halte Balai Kota, serta Rute 14A (Monas–Jakarta International Stadium/JIS) melalui Halte Monas.
Dishub DKI Jakarta juga mengimbau pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju maupun berangkat dari Stasiun Gambir agar menyesuaikan waktu dan rute perjalanan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami harap masyarakat agar dapat mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama seluruh pihak, kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, serta bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari ruas jalan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung," tandasnya.
(zik)
Lihat Juga :