Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Senin, 15 Juni 2026 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Keenam, pastikan jalur VIP Presiden. Ulangi, yang keenam, pastikan jalur VIP Presiden Jerman steril dan terkendali karena Jakarta juga menerima kunjungan dari Presiden Jerman. Pastikan seluruh personel yang tergelar dan terplotting sesuai rencana pengamanan berada tepat di titiknya, memahami tugas tanggung jawabnya dan wilayah tugasnya. Untuk itu, lantas dan seluruh fungsi terkait pastikan pelayanan aksi dan pengamanan jalur VIP berjalan bersamaan tanpa saling mengganggu.
Ketujuh, pantau, dokumentasi, pantau, dokumentasikan dan laporkan intel agar petakan titik kumpul dan pergerakan masa. Untuk Kasat Intel, wajib melekat dan memantau pergerakan masa sejak keberangkatan hingga kepulangan. Jajaran Reskrim, amankan siapapun yang membawa alat berbahaya sedari awal. Ingat, tetap berkelompok, jangan bergerak sendiri-sendiri.
Delapan, kuatkan sinergi TNI Polri, demi Jakarta yang aman dan kondusif. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan TNI Kodam Jaya beserta seluruh batalyon jajaran yang telah hadir dan bersinergi bersama dalam mengamankan ibu kota.
"Kita kembali melaksanakan agenda pengamanan. Untuk itu, agar seluruh pengerahan personel maupun pergerakan pasukan tetap mengacu pada SOP masing-masing satuan serta senantiasa menjaga komunikasi, koordinasi dan solidaritas di lapangan,” tuturnya.
“Kemudian, jaga keselamatan dan antisipasi gangguan lapangan, keselamatan peserta aksi masyarakat sekitar dan rekan-rekan kita harus kita jaga bersama. Untuk antisipasi aksi bakar ban, setiap regu khususnya Sabhara dan Brimob wajib menyiapkan apar yang tidak kedaluarsa dan siap pakai sekaligus alat penarik ban. Pastikan aksi pembakaran ban tidak mengganggu objek vital dan juga tidak membahayakan masyarakat di sekitar lokasi," pungkasnya.
Ketujuh, pantau, dokumentasi, pantau, dokumentasikan dan laporkan intel agar petakan titik kumpul dan pergerakan masa. Untuk Kasat Intel, wajib melekat dan memantau pergerakan masa sejak keberangkatan hingga kepulangan. Jajaran Reskrim, amankan siapapun yang membawa alat berbahaya sedari awal. Ingat, tetap berkelompok, jangan bergerak sendiri-sendiri.
Delapan, kuatkan sinergi TNI Polri, demi Jakarta yang aman dan kondusif. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan TNI Kodam Jaya beserta seluruh batalyon jajaran yang telah hadir dan bersinergi bersama dalam mengamankan ibu kota.
"Kita kembali melaksanakan agenda pengamanan. Untuk itu, agar seluruh pengerahan personel maupun pergerakan pasukan tetap mengacu pada SOP masing-masing satuan serta senantiasa menjaga komunikasi, koordinasi dan solidaritas di lapangan,” tuturnya.
“Kemudian, jaga keselamatan dan antisipasi gangguan lapangan, keselamatan peserta aksi masyarakat sekitar dan rekan-rekan kita harus kita jaga bersama. Untuk antisipasi aksi bakar ban, setiap regu khususnya Sabhara dan Brimob wajib menyiapkan apar yang tidak kedaluarsa dan siap pakai sekaligus alat penarik ban. Pastikan aksi pembakaran ban tidak mengganggu objek vital dan juga tidak membahayakan masyarakat di sekitar lokasi," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :