Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Hingga akhir Maret 2026, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 15,57 juta UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas. LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, Coaching Clinic, dan layanan lainnya salah satunya adalah registrasi NIB, serta didukung lebih dari 840 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa perjalanan Cinta Batik Semarang menunjukkan bagaimana usaha yang dirintis dari keterbatasan dapat berkembang hingga menjangkau pelanggan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Menurutnya, ketekunan dalam menjaga kualitas produk dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting yang mendorong keberlanjutan usaha.
“Cinta Batik Semarang menunjukkan bahwa produk berbasis kearifan lokal dapat memiliki daya saing yang kuat ketika dikelola secara konsisten dan inovatif. Upaya menghadirkan batik ramah lingkungan sekaligus melestarikan warisan budaya menjadi contoh bagaimana UMKM dapat menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. BRI akan terus memperkuat peran LinkUMKM sebagai ekosistem pembelajaran dan pengembangan usaha agar semakin banyak UMKM yang mampu meningkatkan daya saingnya secara berkelanjutan,” pungkas Dhanny.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa perjalanan Cinta Batik Semarang menunjukkan bagaimana usaha yang dirintis dari keterbatasan dapat berkembang hingga menjangkau pelanggan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Menurutnya, ketekunan dalam menjaga kualitas produk dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting yang mendorong keberlanjutan usaha.
“Cinta Batik Semarang menunjukkan bahwa produk berbasis kearifan lokal dapat memiliki daya saing yang kuat ketika dikelola secara konsisten dan inovatif. Upaya menghadirkan batik ramah lingkungan sekaligus melestarikan warisan budaya menjadi contoh bagaimana UMKM dapat menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. BRI akan terus memperkuat peran LinkUMKM sebagai ekosistem pembelajaran dan pengembangan usaha agar semakin banyak UMKM yang mampu meningkatkan daya saingnya secara berkelanjutan,” pungkas Dhanny.
(unt)
Lihat Juga :