Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Senin, 01 Juni 2026 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan itu, Pengasuh PP Misykat al-Anwar, Gus Roy Murtadho menyebut bahwa kata kunci dari seluruh diskusi dalam Mubes adalah kemandirian dan penguatan civil society.
Ia menilai, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU pada masa mendatang harus mampu menjaga dan memperkuat posisi NU sebagai organisasi keagamaan yang memiliki dimensi sosial, politik, ekonomi, hingga ekologi.
“NU memang jam'iyah diniyah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas. Karena itu, kepemimpinan NU ke depan harus mampu menjalankan fungsi civil society secara maksimal,” ujarnya.
Gus Roy juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali relasi ulama wa umat sebagaimana dicontohkan pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari yang menempatkan diri sebagai pelayan umat.
Menurutnya, hubungan NU dengan penguasa harus bersifat dialektis dan kritis demi menjaga kepentingan bangsa serta memastikan negara tidak dikuasai oleh kelompok atau kepentingan tertentu.
Ia menilai, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU pada masa mendatang harus mampu menjaga dan memperkuat posisi NU sebagai organisasi keagamaan yang memiliki dimensi sosial, politik, ekonomi, hingga ekologi.
“NU memang jam'iyah diniyah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas. Karena itu, kepemimpinan NU ke depan harus mampu menjalankan fungsi civil society secara maksimal,” ujarnya.
Gus Roy juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali relasi ulama wa umat sebagaimana dicontohkan pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari yang menempatkan diri sebagai pelayan umat.
Menurutnya, hubungan NU dengan penguasa harus bersifat dialektis dan kritis demi menjaga kepentingan bangsa serta memastikan negara tidak dikuasai oleh kelompok atau kepentingan tertentu.
(shf)
Lihat Juga :