Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Minggu, 31 Mei 2026 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Langkah karier Sigit tidak berhenti sampai di KPK saja, setelah sepuluh tahun (2009-2019) bertugas di lembaga anti rasuah, Sigit pun dipercaya sebagai Kabagbinops Direktorat Pamobvit Polda Metro Jaya yang mulai dilaksanakan sejak Maret 2019.
Jabatan Kabagbinops Ditpamobvit Polda Metro Jaya tersebut hanya digenggamannya selama kurang lebih satu bulan. Karena selepas itu pada April 2019 Sigit pun mendapat tugas baru sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota.
Di akhir 2019, Sigit pun kembali dimutasi dan menjabat sebagai Kasubdit 2 Fismondev pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang diembannya selama delapan bulan. Di pertengahan tahun 2020 tepatnya pada Agustus, Sigit pun memperoleh jabatan mentereng dan dipercaya memegang tongkat komando sebagai Kapolres Cilegon, Polda Banten dengan pangkat Ajun Komisari Besar Polisi.
Memiliki jabatan sebagai pemimpin di Polres Cilegon, tentunya bukannya hal yang mudah. Tetapi berbekal berbagai pengalaman yang dimiliki, Sigit pun berhasil menjadi Kapolres Cilegon selama dua tahun.
Selama dua tahun itu Sigit meraih penghargaan sebagai Kapolres Terbaik dalam PPKM Mikro Penananganan Covid 19 Provinsi dan Kabupaten/kota tahun 2021, kemudian meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari MenPAN-RB tahun 2021 serta beberapa kasus korupsi dengan kerugian puluhan miliar berhasil di tanganinya meskipun tidak lagi berdinas di KPK.
Jabatan Kapolres Cilegon tersebut baru ditanggalkannya pada Juni 2022 dan Sigit lalu dipercaya sebagai Wakil Direktur (wadir) Reserse Kriminal Khusus Polda Banten. Sebagai Wadir Krimsus Sigit mendapat penghargaan dalam menangani mafia beras subsidi dari Kepala Bulog RI.
Usai dari Polda Banten, Sigit lalu dipromosikan untuk menempati jabatan baru sebagai Auditor Sispamobvitnas Baharkam Polri dan mendapat kenaikkan pangkat menjadi Komisari Besar (Kombes) yang disandang sejak 1 Januari 2024.
Dua tahun menempati posisi sebagai auditor di Baharkam Polri, Sigit lalu dipercaya untuk menduduki jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum). Polda Nusa Tenggara Timur yang diembannya sejak Desember 2025 sesuai telegram mutasi yang dikeluarkan Mabes Polri.
Jejak kariernya yang luas dari jajaran reskrim daerah hingga pengalaman panjang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk sosok perwira yang tidak hanya ahli dalam penyidikan, tetapi juga mampu memimpin, mengkoordinasikan, serta membangun kedekatan dengan publik.
Menurut Kombes Sigit Haryono, jabatan yang diemban adalah tugas yang harus dilaksanakan secara baik. "Dengan jabatan ini kita dituntut untuk mampu berkoordinasi dengan satuan kerja, mengintensifkan kerja sama lintas fungsi, serta menjaga dinamika operasional yang kompleks," kata Sigit.
Jabatan Kabagbinops Ditpamobvit Polda Metro Jaya tersebut hanya digenggamannya selama kurang lebih satu bulan. Karena selepas itu pada April 2019 Sigit pun mendapat tugas baru sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota.
Di akhir 2019, Sigit pun kembali dimutasi dan menjabat sebagai Kasubdit 2 Fismondev pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang diembannya selama delapan bulan. Di pertengahan tahun 2020 tepatnya pada Agustus, Sigit pun memperoleh jabatan mentereng dan dipercaya memegang tongkat komando sebagai Kapolres Cilegon, Polda Banten dengan pangkat Ajun Komisari Besar Polisi.
Memiliki jabatan sebagai pemimpin di Polres Cilegon, tentunya bukannya hal yang mudah. Tetapi berbekal berbagai pengalaman yang dimiliki, Sigit pun berhasil menjadi Kapolres Cilegon selama dua tahun.
Selama dua tahun itu Sigit meraih penghargaan sebagai Kapolres Terbaik dalam PPKM Mikro Penananganan Covid 19 Provinsi dan Kabupaten/kota tahun 2021, kemudian meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari MenPAN-RB tahun 2021 serta beberapa kasus korupsi dengan kerugian puluhan miliar berhasil di tanganinya meskipun tidak lagi berdinas di KPK.
Jabatan Kapolres Cilegon tersebut baru ditanggalkannya pada Juni 2022 dan Sigit lalu dipercaya sebagai Wakil Direktur (wadir) Reserse Kriminal Khusus Polda Banten. Sebagai Wadir Krimsus Sigit mendapat penghargaan dalam menangani mafia beras subsidi dari Kepala Bulog RI.
Usai dari Polda Banten, Sigit lalu dipromosikan untuk menempati jabatan baru sebagai Auditor Sispamobvitnas Baharkam Polri dan mendapat kenaikkan pangkat menjadi Komisari Besar (Kombes) yang disandang sejak 1 Januari 2024.
Dua tahun menempati posisi sebagai auditor di Baharkam Polri, Sigit lalu dipercaya untuk menduduki jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum). Polda Nusa Tenggara Timur yang diembannya sejak Desember 2025 sesuai telegram mutasi yang dikeluarkan Mabes Polri.
Jejak kariernya yang luas dari jajaran reskrim daerah hingga pengalaman panjang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk sosok perwira yang tidak hanya ahli dalam penyidikan, tetapi juga mampu memimpin, mengkoordinasikan, serta membangun kedekatan dengan publik.
Menurut Kombes Sigit Haryono, jabatan yang diemban adalah tugas yang harus dilaksanakan secara baik. "Dengan jabatan ini kita dituntut untuk mampu berkoordinasi dengan satuan kerja, mengintensifkan kerja sama lintas fungsi, serta menjaga dinamika operasional yang kompleks," kata Sigit.
Lihat Juga :