Heboh, Bupati Bekasi Minta Sumbangan Dana Covid-19
Senin, 21 September 2020 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Eka menyebut ada yang mencatut namanya dan menyalahgunakan dalam akun media sosial Facebook. dia sendiri juga sudah mengklarifikasi soal sebaran tangkapan layar itu."Itu bukan saya, nama saya dicatut dalam akun Facebook," kata Eka kepada wartawan.
Eka meminta agar warga Kabupaten Bekasi yang aktif bermain media sosial untuk tidak menanggapi perihal pesan berantai melalui messenger yang mengastanamakannya meminta sumbangan. Apalagi soal dan Covid-19. Sebab, pemerintah sudah menganggarkan.
Anggaran itu hasil dari penyesuaian yang ada di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)."Kalau ada yang merasa mendapat pesan itu melalui akun media sosial saya mohon tidak ditanggapi, saya tegaskan bahwa itu adalah penipuan," imbuhnya.
Eka juga mengingatkan kepada oknum yang berupaya melakukan penipuan itu untuk berhenti memberikan pesan berantai sumbangan dana Covid-19 kepada warganya. Sebab, jika tidak bukan hal yang tak mungkin dia akan melaporkannya kepada pihak berwajib.
"Tolong gunakan media sosial dengan bijak, berhenti melalukan penipuan dengan menyatut nama seseorang," tegasnya. (Baca juga: Polisi Periksa Saksi-saksi Kasus Peretasan Media Online )
Eka meminta agar warga Kabupaten Bekasi yang aktif bermain media sosial untuk tidak menanggapi perihal pesan berantai melalui messenger yang mengastanamakannya meminta sumbangan. Apalagi soal dan Covid-19. Sebab, pemerintah sudah menganggarkan.
Anggaran itu hasil dari penyesuaian yang ada di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)."Kalau ada yang merasa mendapat pesan itu melalui akun media sosial saya mohon tidak ditanggapi, saya tegaskan bahwa itu adalah penipuan," imbuhnya.
Eka juga mengingatkan kepada oknum yang berupaya melakukan penipuan itu untuk berhenti memberikan pesan berantai sumbangan dana Covid-19 kepada warganya. Sebab, jika tidak bukan hal yang tak mungkin dia akan melaporkannya kepada pihak berwajib.
"Tolong gunakan media sosial dengan bijak, berhenti melalukan penipuan dengan menyatut nama seseorang," tegasnya. (Baca juga: Polisi Periksa Saksi-saksi Kasus Peretasan Media Online )
(mhd)
Lihat Juga :