Banjir yang Rendam Wilayah Kapuas Hulu Mulai Surut
Minggu, 20 September 2020 - 14:05 WIB
loading...
Banjir di sebagian wilayah Kapuas Hulu, mulai surut. Foto/Dok.BNPB
A
A
A
KAPUAS HULU - Banjir yang merendam 11 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sejak Minggu (13/9/2020) telah berangsur surut, dan kini tinggal tiga kecamatan yang masih terdampak.
(Baca juga: Lecehkan Gerakan Salat, 4 Pemuda Digelandang Polres Sampang )
Laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari ini Minggu (20/9/2020) dari lokasi kejadian. Tiga kecamatan yang masih terdampak banjir adalah Kecamatan Suhaid, dengan Tinggi Muka Air (TMA) 10-40 sentimeter; Kecamatan Embaloh Hilir dengan TMA 40-100 sentimeter; dan Kecamatan Bunud Hilir dengan TMA 60-100 sentimeter.
Sedangkan sebanyak 11 kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir akibat luapan sungai Kapuas itu meliputi Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Bika, Kecamatan Kalis, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Bunut Hilir, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Selimabu, Kecamatan Suhaid, Kecamatan Semitau dan Kecamatan Silat Hilir.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers tertulisnya menyebutkan, jumlah keseluruhan korban jiwa yang terdampak akibat bencana banjir tersebut tercatat ada sebanyak 27.788 KK atau 98.649 jiwa. Sedangkan kerugian materiil ada 13.091 unit rumah yang terendam banjir dengan TMA 40-300 sentimeter.
(Baca juga: Lecehkan Gerakan Salat, 4 Pemuda Digelandang Polres Sampang )
Laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari ini Minggu (20/9/2020) dari lokasi kejadian. Tiga kecamatan yang masih terdampak banjir adalah Kecamatan Suhaid, dengan Tinggi Muka Air (TMA) 10-40 sentimeter; Kecamatan Embaloh Hilir dengan TMA 40-100 sentimeter; dan Kecamatan Bunud Hilir dengan TMA 60-100 sentimeter.
Sedangkan sebanyak 11 kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir akibat luapan sungai Kapuas itu meliputi Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Bika, Kecamatan Kalis, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Bunut Hilir, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Selimabu, Kecamatan Suhaid, Kecamatan Semitau dan Kecamatan Silat Hilir.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers tertulisnya menyebutkan, jumlah keseluruhan korban jiwa yang terdampak akibat bencana banjir tersebut tercatat ada sebanyak 27.788 KK atau 98.649 jiwa. Sedangkan kerugian materiil ada 13.091 unit rumah yang terendam banjir dengan TMA 40-300 sentimeter.
Lihat Juga :