PTPN IV Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Pengawasan Kebun Sawit
Senin, 04 Mei 2026 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
“Data satelit memungkinkan kami mengidentifikasi anomali dalam skala besar sekaligus memahami kondisi aktual secara lebih spesifik,” ujar perwakilan IJBNet dari Jepang, Kousuke Matsushima, saat peninjauan lapangan, dikutip Senin (4/5/2026).
Menurut Kousuke, validasi langsung di lapangan menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi sistem. Dengan pendekatan itu, rekomendasi yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran, termasuk dalam mendeteksi potensi serangan penyakit tanaman seperti Ganoderma, ancaman utama produktivitas kelapa sawit.
Lihat video: Prabowo Sebut Sawit sebagai Miracle Crop, Diminta Negara Lain
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan, penjajakan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengelolaan berbasis teknologi. Pihaknya ingin memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada data yang akurat dan real-time. “Digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong pengelolaan yang lebih modern dan efisien,” kata Jatmiko.
Menurut Jatmiko, pemanfaatan teknologi satelit tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akurasi pemantauan, tetapi juga menekan potensi kerugian akibat keterlambatan penanganan penyakit tanaman yang kerap berujung pada replanting dengan biaya besar. Hasil uji coba nantinya akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan langkah strategis berikutnya, Termasuk peluang penerapan teknologi secara lebih luas di seluruh wilayah operasional.
“Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya industri sawit untuk beradaptasi dengan tuntutan global yang semakin menekankan praktik perkebunan yang presisi, efisien, dan berkelanjutan,” tandas Jatmiko.
Menurut Kousuke, validasi langsung di lapangan menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi sistem. Dengan pendekatan itu, rekomendasi yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran, termasuk dalam mendeteksi potensi serangan penyakit tanaman seperti Ganoderma, ancaman utama produktivitas kelapa sawit.
Lihat video: Prabowo Sebut Sawit sebagai Miracle Crop, Diminta Negara Lain
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan, penjajakan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengelolaan berbasis teknologi. Pihaknya ingin memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada data yang akurat dan real-time. “Digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong pengelolaan yang lebih modern dan efisien,” kata Jatmiko.
Menurut Jatmiko, pemanfaatan teknologi satelit tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akurasi pemantauan, tetapi juga menekan potensi kerugian akibat keterlambatan penanganan penyakit tanaman yang kerap berujung pada replanting dengan biaya besar. Hasil uji coba nantinya akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan langkah strategis berikutnya, Termasuk peluang penerapan teknologi secara lebih luas di seluruh wilayah operasional.
“Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya industri sawit untuk beradaptasi dengan tuntutan global yang semakin menekankan praktik perkebunan yang presisi, efisien, dan berkelanjutan,” tandas Jatmiko.
(cip)
Lihat Juga :