Tangis Haru Iringi Pemakaman Serka Syahlan yang Gugur Ditembak KKB

Sabtu, 19 September 2020 - 20:41 WIB
loading...
Tangis Haru Iringi Pemakaman...
Suasana pemakaman Serka Syahlan yang digelar secara militer di TMP Palia, Kabupaten Pinrang, Sulsel, Sabtu (19/9/2020). Foto: iNews/Ichsan Ansari
A A A
PINRANG - Tangis haru keluarga mengiringi pemakaman jenazah Serka Syahlan, yang gugur ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua, yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palia, Kabupaten Pinrang, Sabtu (19/9/2020).

Pemakaman bintara tingkat tiga ini dilakukan dengan upacara militer karena Serka Syahlan gugur saat menjalankan tugas operasi BKO di Koramil Hitadipa di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada 17 September 2020 lalu.

Baca Juga: Gugur di Intan Jaya Papua, Jenazah Serka Sahlan Diterbangkan ke Maros

Keluarga tampak sangat berduka atas kepergian Serka Syahlan yang merupakan anggota Kodim 1404 Pinrang. Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri dan empat orang anak yang masih kecil.

Komandan Korem 142 Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil mengatakan, segala hak-hak almarhum anggota Kodim 1404 Pinrang ini akan diberikan kepada keluarga korban.

“Hak-hak almarhum, di samping santunan uang duka dari negara, biaya segala macam untuk proses permakaman semua ditanggung negara dalam hal ini TNI . Kemudian, hak-hak yang lain seperti pensiun, semua diberikan kepada ahli waris. Ini semua secepatnya diproses untuk diberikan kepada ahli waris,” kata Brigjen TNI Djashar Djamil.

Bahkan, kata Danrem, pihak Korem 141 Toddopuli tengah mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa untuk almarhum Serka Syahlan. Saat ini kenaikan pangkat untuk menghargai jasa-jasa almarhum sudah diproses.

“Kenaikan pangkat sedang dalam proses dan akan berjalan sebagaimana yang semestinya. Biasanya naik satu tingkat,” katanya.

Baca Juga: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua

Sementara keluarga mengaku tidak menyangka akan kehilangan sosok Serka Syahlan. Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada 10 September lalu. Namun, keluarga mengaku tidak memiliki firasat buruk apa pun menjelang kejadian yang merenggut nyawa Serka Syahlan di Papua.

“Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Kami terakhir kali berkomunikasi tanggal 10 lalu, hanya menyampaikan akan lama di Papua,” kata anak almarhum Serka Syahlan, Rudi.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved