Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Minggu, 26 April 2026 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
"Oleh karenanya program Gerakan Dapur Indonesia telah memperkenalkan konsep dapur sehat melalui pameran miniatur di Jakarta Fair dan kini di Canton Fair atau China Import And Export Fair, Since 1957 Guangzhou China yang menampilkan alur produksi makan bergizi dari bahan baku hingga distribusi, sebagai bagian dari promosi standardisasi kuliner," ucapnya.
Nofalia juga menyebut kunjungan ini juga untuk menjajaki transfer teknologi dengan melibatkan penerapan teknologi dapur modern, sistem sanitasi, dan manajemen operasional kuliner skala besar, yang berpotensi mengadopsi standar yang diterapkan di negara China. Kerja sama ini menjadi fondasi bagi pelaku kuliner Indonesia untuk mempelajari manajemen dapur skala besar dari mitra China.
Nofalia mengungkapkan keberhasilan Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya bisa melakukan ekspansi ke negara tirai bambu China ini salah satunya berkat binaan dari Mr. Tong Djoe, "Beliau adalah sosok yang bekerja dalam diam, di belakang layar. Tentu jasa-jasanya untuk Indonesia ini sangat besar." Ujar.
Nofalia menyebut Mr. Tong Djoe telah meninggal dunia pada 2021 di RSPAD, Jakarta. "Saking dekat dengan pebisnis China, Mr Tong Djoe berperan menjembatani pembukaan kembali hubungan diplomatik Indonesia dengan China pada dasawarsa ’90-an,” tuturnya.
Nofalia juga menyebut kunjungan ini juga untuk menjajaki transfer teknologi dengan melibatkan penerapan teknologi dapur modern, sistem sanitasi, dan manajemen operasional kuliner skala besar, yang berpotensi mengadopsi standar yang diterapkan di negara China. Kerja sama ini menjadi fondasi bagi pelaku kuliner Indonesia untuk mempelajari manajemen dapur skala besar dari mitra China.
Nofalia mengungkapkan keberhasilan Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya bisa melakukan ekspansi ke negara tirai bambu China ini salah satunya berkat binaan dari Mr. Tong Djoe, "Beliau adalah sosok yang bekerja dalam diam, di belakang layar. Tentu jasa-jasanya untuk Indonesia ini sangat besar." Ujar.
Nofalia menyebut Mr. Tong Djoe telah meninggal dunia pada 2021 di RSPAD, Jakarta. "Saking dekat dengan pebisnis China, Mr Tong Djoe berperan menjembatani pembukaan kembali hubungan diplomatik Indonesia dengan China pada dasawarsa ’90-an,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :