PAD Maluku Menurun, Legislator Perindo Welhelm Kurnala Dorong Inovasi dan Optimalisasi Aset Daerah
Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Penguatan PAD menjadi penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan daerah dalam membiayai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor-sektor yang menopang ekonomi kerakyatan.
Selain kinerja OPD, pemanfaatan aset daerah dinilai masih belum optimal dan menyimpan potensi besar untuk ditingkatkan. Salah satu yang disoroti yakni pengelolaan Pasar Mardika yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah.
“Jika UPTD tidak mampu menghadirkan studi kelayakan atau target pendapatan yang jelas, maka perlu melibatkan pihak ketiga agar pengelolaannya lebih profesional,” tutur Welhelm.
Ketua DPW Partai Perindo Maluku ini juga mendorong optimalisasi sektor strategis, termasuk pengembangan proyek Blok Masela dan investasi lainnya agar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan PAD.
Menurut dia, pengelolaan PAD yang kuat tidak hanya berdampak pada angka pendapatan, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan layanan publik dan dukungan terhadap aktivitas ekonomi di daerah.
Tanpa pembenahan yang terarah, tren penurunan PAD dinilai berpotensi berlanjut. Sebaliknya, langkah perbaikan yang konsisten diyakini dapat meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain kinerja OPD, pemanfaatan aset daerah dinilai masih belum optimal dan menyimpan potensi besar untuk ditingkatkan. Salah satu yang disoroti yakni pengelolaan Pasar Mardika yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah.
“Jika UPTD tidak mampu menghadirkan studi kelayakan atau target pendapatan yang jelas, maka perlu melibatkan pihak ketiga agar pengelolaannya lebih profesional,” tutur Welhelm.
Ketua DPW Partai Perindo Maluku ini juga mendorong optimalisasi sektor strategis, termasuk pengembangan proyek Blok Masela dan investasi lainnya agar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan PAD.
Menurut dia, pengelolaan PAD yang kuat tidak hanya berdampak pada angka pendapatan, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan layanan publik dan dukungan terhadap aktivitas ekonomi di daerah.
Tanpa pembenahan yang terarah, tren penurunan PAD dinilai berpotensi berlanjut. Sebaliknya, langkah perbaikan yang konsisten diyakini dapat meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(jon)
Lihat Juga :