Helikopter BNPB Jemput Sampel Swab 62 Anggota TNI dari Sumba Timur
Sabtu, 19 September 2020 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, turut pula dikirimkan enam sampel swab milik pasein positif yang hingga masih jalani perawatan di ruang isolasi RSUD Umbu Rara Meha, dua sampel warga yang kontak erat dengan pasein 013 dan keluarganya, serta satu sampel lainnya merupakan sampel swab warga yang kontak erat dengan pasien 020.
Dandim 1610 Sumba Timur, Letkol (Czi) Dwi Joko yang dihubungi terpisah, membenarkan adanya 62 sampel anggota TNI yang dijemput dan dikirmkann untuk diuji di RSUD WZ Johanes - Kupang. Dwi menjelaskan, dia melakukan pengambilan sampel swab pasca kepulangan sejumlah anggotanya dari Bali.
“Betul, kemarin saya laksanakan swab untuk antisipasi, walaupun satu sudah negatif, ini kepulangan sudah lama bukan baru. Karena rupanya sebelum berangkat ke Kupang diberikan waktu pesiar di Bali,” tulis Dwi dalam pesan WhatsApp.
Terkait tindak lanjut dari pengambilan swab, Dwi menjelaskan, tetap melakukan tindakan antisipatif lainnya berupa karantina. Dalam proses itu, kata dia, prajurit TNI – AD dimaksud dikarantina pada sejumlah tempat terpisah untuk meminalisir penyebaran manakala diantaranya ada positif akan lebih mudah diawasi dan dikenai tindakan lanjutan.
Lokasi karantina pada para prajurit yang telah diambil sampel swab tersebar pada Koramil 01 – Lewa, Koramil 02 Melolo, Koramil 03 Mangili, Koramil 05 Kota dan mess Makodim. Selama karantina, lanjut Dwi, para prajurit bebas atau tidak melaksanakan kegiatan kedinasan namun tetap wajib menjaga kondisi fisiknya.
Dandim 1610 Sumba Timur, Letkol (Czi) Dwi Joko yang dihubungi terpisah, membenarkan adanya 62 sampel anggota TNI yang dijemput dan dikirmkann untuk diuji di RSUD WZ Johanes - Kupang. Dwi menjelaskan, dia melakukan pengambilan sampel swab pasca kepulangan sejumlah anggotanya dari Bali.
“Betul, kemarin saya laksanakan swab untuk antisipasi, walaupun satu sudah negatif, ini kepulangan sudah lama bukan baru. Karena rupanya sebelum berangkat ke Kupang diberikan waktu pesiar di Bali,” tulis Dwi dalam pesan WhatsApp.
Terkait tindak lanjut dari pengambilan swab, Dwi menjelaskan, tetap melakukan tindakan antisipatif lainnya berupa karantina. Dalam proses itu, kata dia, prajurit TNI – AD dimaksud dikarantina pada sejumlah tempat terpisah untuk meminalisir penyebaran manakala diantaranya ada positif akan lebih mudah diawasi dan dikenai tindakan lanjutan.
Lokasi karantina pada para prajurit yang telah diambil sampel swab tersebar pada Koramil 01 – Lewa, Koramil 02 Melolo, Koramil 03 Mangili, Koramil 05 Kota dan mess Makodim. Selama karantina, lanjut Dwi, para prajurit bebas atau tidak melaksanakan kegiatan kedinasan namun tetap wajib menjaga kondisi fisiknya.
(zil)
Lihat Juga :