Kerap Mengkritik, Ini Rekam Jejak Laeli si Pelaku Mutilasi saat Kuliah di UI

Sabtu, 19 September 2020 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Ivan menyebut bahwa saat menjabat sebagai project officer, Laeli diberhentikan di tengah jalan sebelum masa jabatannya selesai. “Secara kinerja yang belum banyak publik tahu, dia di tengah jalan saat menjalankan amanah sebagai project officer juga dipecat sama lembaga yudikatif. Tidak perform juga (kinerjanya),” bebernya.

Pemberhentian itu disinyalir karena Laeli berafiliasi dengan salah satu calon. “Karena dia memiliki keberpihakan sama salah satu calon. Kan harusnya dia lembaga penyelenggara kayak KPU-nya, harusnya tidak boleh berpihak. Makanya akhirnya dihentikan oleh semacam DKPP dan ada saya juga salah satunya,” ucapnya. (Baca juga: Peragakan 32 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi, Terungkap Fakta Sepasang Kekasih Ini)

Ivan tak heran jika Laeli bermasalah. Sebab, saat di kampus pun Laeli sudah memiliki rekam jejak buruk saat menjadi project officer. “Iya, kalau misalnya dibilang anak sedikit bermasalah dari kuliah memang saya juga cukup tahu track recordnya, tapi secara kinerja tidak profesional karena akhirnya dia dipecat,” tukasnya.

Kendati tidak kenal dekat dengan Laeli namun Ivan sempat kaget mendengar kasus yang melibatkan wanita 27 tahun itu. Karana apa yang dilakukan Laeli dianggap diluar batas kemanusiaan. “Saya jujur kaget karena walaupun saya tahu dia aktif dan secara kinerja juga biasa saja, tapi tidak menyangka sajalah, karena inikan di luar batas kemanusiaan,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditangkap Imigrasi,...
Ditangkap Imigrasi, WNA Asal Portugal Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan dan Mutilasi
Pria India Ini Bunuh...
Pria India Ini Bunuh dan Mutilasi Istrinya yang Sedang Hamil 5 Bulan
Wanita Hamil 9 Bulan...
Wanita Hamil 9 Bulan Ini Dibunuh dan Dimutilasi Ibu Mertuanya atas Tuduhan Lakukan Sihir
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Berita Terkini
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved