Pramono Persilakan Halte di Jakarta Pakai Nama Parpol: Yang Paling Penting Bayar
Minggu, 12 April 2026 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Pramono menegaskan, penamaan halte dilakukan secara terbuka dan transparan. Setiap pihak yang namanya telah dicantumkan pada halte akan diwajibkan membayar retribusi. "Semuanya, siapa saja, yang paling penting bayar," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga membuka peluang bagi parpol untuk menggunakan nama mereka di halte yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Tentunya dengan kewajiban yang sama membayar retribusi. "Yang paling penting bayar, bahkan kalau Golkar mau buat halte pun boleh, Pak Erwin, yang paling penting bayar aja," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga membuka peluang bagi parpol untuk menggunakan nama mereka di halte yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Tentunya dengan kewajiban yang sama membayar retribusi. "Yang paling penting bayar, bahkan kalau Golkar mau buat halte pun boleh, Pak Erwin, yang paling penting bayar aja," ucapnya.
(zik)
Lihat Juga :