Dari Rumah ke TPA: Perbedaan yang Jarang Disadari soal Galon

Senin, 06 April 2026 - 19:43 WIB
loading...
A A A
Pemakaian galon guna ulang juga dapat mengurangi jejak karbon dan efisiensi penggunaan sumber daya karena tidak perlu terus-menerus membuat kemasan baru. Desain PET guna ulang yang lebih ringan turut mendukung efisiensi logistik dan distribusi.

Beberapa studi lingkungan menyebutkan bahwa pemakaian ulang kemasan PET jauh lebih efisien dalam penggunaan material, energi, dan sumber daya lain dibandingkan produksi galon sekali pakai baru setiap kali dibutuhkan. Data akademik menunjukkan bahwa siklus hidup galon guna ulang memiliki skor dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan galon sekali pakai.

Pakar Lingkungan Hidup Institut Pertanian Bogor (IPB) Profesor Suprihatin mengungkapkan bahwa masa pakai galon tidak berpengaruh terhadap potensi migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang polikarbonat (PC) ke dalam air minum dalam kemasan (AMDK). Migrasi BPA hanya terjadi dalam kondisi ekstrem tertentu.

"Secara teori, laju migrasi BPA dari galon ke AMDK tidak dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian galon," kata Suprihatin.

Potensi migrasi BPA ke dalam air konsumsi lebih dipengaruhi oleh faktor kimia seperti tingkat keasaman (pH) dan fisik contohnya suhu tinggi hingga mekanis. Dia mengatakan, waktu kontak antara kemasan dengan bahan yang dikemas juga memiliki potensi migrasi BPA.

"Tapi, air galon umumnya waktu kontak tidak lama, sudah habis dipakai," kata Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN) Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB ini.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Hari Buruh 2026, Prabowo...
Hari Buruh 2026, Prabowo Komitmen Bangun Hunian 1 Juta Rumah untuk Pekerja
Kisah Rumah Tua di Jalan...
Kisah Rumah Tua di Jalan Darmo Jadi Cerminan Sengketa Tanah di Indonesia
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
Rumah di Jalan Brawijaya...
Rumah di Jalan Brawijaya Jaksel yang Ditabrak Mobil Ternyata Milik Anak Jusuf Kalla
Dewas Amdatara Sebut...
Dewas Amdatara Sebut AMDK Terjamin dan Aman Dikonsumsi
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Rumah Rp4 Miliar Fadia Arafiq di Cibubur
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
Berita Terkini
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved