Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Pria Paruh Baya di Bekasi Ditangkap
Jum'at, 03 April 2026 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Komisi III Gelar RDPU dengan Polda Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
"Pelaku dua orang pakai satu motor, helmnya tertutup rapat. Mereka sepertinya sudah memantau korban dari tadi," ujar Jefi Samhadi, salah seorang warga, Selasa, 31 Maret 2026.
Saat kejadian, korban yang masih dalam masa pemulihan akibat stroke berjalan perlahan. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan penyerangan. Akibat insiden itu, korban mengalami luka bakar di bagian wajah hingga tubuh dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Warga sekitar mengenal korban sebagai pribadi pendiam dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun. Hal ini membuat motif penyiraman air keras tersebut masih menjadi misteri. “Dia orangnya tertutup, habis salat biasanya langsung pulang. Tidak pernah ada masalah. Jadi kami bingung kenapa bisa jadi korban,” kata Jefi.
Insiden ini pun menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga menyebut aksi serupa sudah terjadi beberapa kali, namun sebelumnya hanya menyasar kendaraan. “Ini sudah ketiga kalinya. Dulu mobil yang disiram, sekarang orang. Jelas kami jadi resah,” ujarnya.
"Pelaku dua orang pakai satu motor, helmnya tertutup rapat. Mereka sepertinya sudah memantau korban dari tadi," ujar Jefi Samhadi, salah seorang warga, Selasa, 31 Maret 2026.
Saat kejadian, korban yang masih dalam masa pemulihan akibat stroke berjalan perlahan. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan penyerangan. Akibat insiden itu, korban mengalami luka bakar di bagian wajah hingga tubuh dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Warga sekitar mengenal korban sebagai pribadi pendiam dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun. Hal ini membuat motif penyiraman air keras tersebut masih menjadi misteri. “Dia orangnya tertutup, habis salat biasanya langsung pulang. Tidak pernah ada masalah. Jadi kami bingung kenapa bisa jadi korban,” kata Jefi.
Insiden ini pun menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga menyebut aksi serupa sudah terjadi beberapa kali, namun sebelumnya hanya menyasar kendaraan. “Ini sudah ketiga kalinya. Dulu mobil yang disiram, sekarang orang. Jelas kami jadi resah,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :