Silaturahmi ke Ponpes Al Falah Kebumen, Kaesang Dihadiahi Layang-layang
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:14 WIB
loading...
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melanjutkan Safari Ramadan dengan silaturahmi ke Pesantren Al Falah pimpinan Gus Ulvi Musyaffa di Kebumen, Rabu (11/3/2026). Foto/Ist
A
A
A
KEBUMEN - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melanjutkan Safari Ramadan dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah pimpinan Gus Ulvi Musyaffa, Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). Di sana, Kaesang mendapat hadiah cinderamata berupa layang-layang.
Layang-layang itu diberikan oleh pihak Pondok Pesantren Al Falah pimpinan Gus Ulvi Musyaffa saat Kaesang dan rombongan PSI berkunjung dalam rangka Safari Ramadan. Tampak layang-layang itu memiliki latar merah dan terdapat siluet bergambar wajah Kaesang.
Baca juga: Safari Ramadan ke Ponpes Minggir, Kaesang dan Ahmad Ali Disuguhi Sate Klatak
Saat itu, Gus Ulvi yang berada di lokasi pun memerintahkan salah satu santrinya untuk menjelaskan makna layang-layang yang diberikan untuk Kaesang. Dikatakan santri itu, bahwa layang-layang tersebut memiliki filosofi suatu benda yang bisa diterima oleh semua kalangan.
"Layang-layang ini filosofinya adalah suatu hal yang disukai semua kalangan. Baik anak kecil, muda, tua, bahkan tidak hanya di Indonesia, di luar negeri juga gitu," kata budayawan Rafi Ananda.
"Jadi dalam berlayang-layang pun, semuanya itu gembira. Tidak ada orang layang-layang itu sedih, itu nggak ada," lanjutnya.
Baca juga: Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500
Mendapat hadiah itu, Kaesang sempat menimpalinya dengan candaan. "Saya sedih, soalnya pernah putus," ujar Kaesang sambil tertawa.
Sontak para tamu dan santri yang hadir dalam pertemuan itu juga turut dalam tawa termasuk Ketua Harian PSI Ahmad Ali dan Ketua Bidang Politik DPP PSI Bestari Barus.
Setelahnya Kaesang pun didoakan oleh pihak Ponpes kedepan bisa diterima oleh semua kalangan saat melakukan segala aktivitas seperti halnya makna dari layang-layang tersebut.
"Oke, mantap. Emang sangat mantap lho Mas Kaesang, diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia," ujar santri tersebut seraya mendoakan Kaesang.
"Amin, matur nuwun (terima kasih)... nggih, matur nuwun," ujar Kaesang.
Layang-layang itu diberikan oleh pihak Pondok Pesantren Al Falah pimpinan Gus Ulvi Musyaffa saat Kaesang dan rombongan PSI berkunjung dalam rangka Safari Ramadan. Tampak layang-layang itu memiliki latar merah dan terdapat siluet bergambar wajah Kaesang.
Baca juga: Safari Ramadan ke Ponpes Minggir, Kaesang dan Ahmad Ali Disuguhi Sate Klatak
Saat itu, Gus Ulvi yang berada di lokasi pun memerintahkan salah satu santrinya untuk menjelaskan makna layang-layang yang diberikan untuk Kaesang. Dikatakan santri itu, bahwa layang-layang tersebut memiliki filosofi suatu benda yang bisa diterima oleh semua kalangan.
"Layang-layang ini filosofinya adalah suatu hal yang disukai semua kalangan. Baik anak kecil, muda, tua, bahkan tidak hanya di Indonesia, di luar negeri juga gitu," kata budayawan Rafi Ananda.
"Jadi dalam berlayang-layang pun, semuanya itu gembira. Tidak ada orang layang-layang itu sedih, itu nggak ada," lanjutnya.
Baca juga: Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Mulai Beroperasi, Tarif Rp3.500
Mendapat hadiah itu, Kaesang sempat menimpalinya dengan candaan. "Saya sedih, soalnya pernah putus," ujar Kaesang sambil tertawa.
Sontak para tamu dan santri yang hadir dalam pertemuan itu juga turut dalam tawa termasuk Ketua Harian PSI Ahmad Ali dan Ketua Bidang Politik DPP PSI Bestari Barus.
Setelahnya Kaesang pun didoakan oleh pihak Ponpes kedepan bisa diterima oleh semua kalangan saat melakukan segala aktivitas seperti halnya makna dari layang-layang tersebut.
"Oke, mantap. Emang sangat mantap lho Mas Kaesang, diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia," ujar santri tersebut seraya mendoakan Kaesang.
"Amin, matur nuwun (terima kasih)... nggih, matur nuwun," ujar Kaesang.
(shf)
Lihat Juga :