Pengoperasian PLTS Atap di Surabaya, Komitmen Energi Bersih dan Perkuat Daya Saing Global
Selasa, 10 Maret 2026 - 18:09 WIB
loading...
Pengoperasian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya yang berada di Kawasan Industri Maspion, Romokalisari, Surabaya. Foto: Ist
A
A
A
SURABAYA - Pengoperasian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya yang berada di Kawasan Industri Maspion, Romokalisari, Surabaya. Peresmian ini merupakan komitmen PT Ishizuka Maspion Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Suryanesia, perusahaan penyedia solusi Solar-as-a-Service bagi pelaku bisnis dan industri di Indonesia.
Inisiatif ini menjadi tonggak penting bagi Ishizuka Maspion dalam memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar global.
Sebagai pionir pemanfaatan energi bersih di lingkungan Maspion Group, pihaknya mengintegrasikan sistem tenaga surya pada fasilitas produksinya di Surabaya. Perusahaannya memproduksi peralatan makan dan minum berbahan kaca dengan pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai salah satu produsen glass tableware global terkemuka, mengekspor produknya ke lebih dari 50 negara dengan kapasitas produksi yang didukung teknologi dan lini mesin kaca otomatis.
Assistant Plant Manager PT Ishizuka Maspion Indonesia Susanto mengatakan, peresmian PLTS ini bukan sekadar penambahan kapasitas listrik, tetapi juga menjadi wujud komitmen Ishizuka Maspion Indonesia dalam memanfaatkan Energi Baru Terbarukan.
“Melalui teknologi PLTS, kami berharap dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target bauran energi nasional. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek ini dapat terselesaikan dengan lancar dan mencapai zero accident,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Transisi energi ini juga mencerminkan semangat kepemimpinan Maspion dalam menjawab tantangan industri yang semakin menuntut praktik bisnis berkelanjutan.
Founder & CEO Suryanesia Rheza Adhihusada mengapresiasi kepercayaan yang diberikan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong penggunaan energi bersih di sektor industri sekaligus mendukung operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. “Kami juga mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM dan PLN dalam memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Ishizuka Maspion tidak hanya memperkuat efisiensi produksi, tetapi juga meningkatkan daya saing dari sisi keberlanjutan di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap praktik industri rendah emisi. Investasi pada energi terbarukan menjadi bagian integral dari strategi perusahaan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Inisiatif ini menjadi tonggak penting bagi Ishizuka Maspion dalam memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar global.
Sebagai pionir pemanfaatan energi bersih di lingkungan Maspion Group, pihaknya mengintegrasikan sistem tenaga surya pada fasilitas produksinya di Surabaya. Perusahaannya memproduksi peralatan makan dan minum berbahan kaca dengan pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai salah satu produsen glass tableware global terkemuka, mengekspor produknya ke lebih dari 50 negara dengan kapasitas produksi yang didukung teknologi dan lini mesin kaca otomatis.
Assistant Plant Manager PT Ishizuka Maspion Indonesia Susanto mengatakan, peresmian PLTS ini bukan sekadar penambahan kapasitas listrik, tetapi juga menjadi wujud komitmen Ishizuka Maspion Indonesia dalam memanfaatkan Energi Baru Terbarukan.
“Melalui teknologi PLTS, kami berharap dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target bauran energi nasional. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek ini dapat terselesaikan dengan lancar dan mencapai zero accident,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Transisi energi ini juga mencerminkan semangat kepemimpinan Maspion dalam menjawab tantangan industri yang semakin menuntut praktik bisnis berkelanjutan.
Founder & CEO Suryanesia Rheza Adhihusada mengapresiasi kepercayaan yang diberikan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong penggunaan energi bersih di sektor industri sekaligus mendukung operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. “Kami juga mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM dan PLN dalam memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Ishizuka Maspion tidak hanya memperkuat efisiensi produksi, tetapi juga meningkatkan daya saing dari sisi keberlanjutan di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap praktik industri rendah emisi. Investasi pada energi terbarukan menjadi bagian integral dari strategi perusahaan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
(jon)
Lihat Juga :