Baku Tembak dengan KKB di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas dan Sita Ratusan Amunisi
Senin, 02 Maret 2026 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.
Lihat video: Dua Anggota KKB Penebar Teror Ditangkap, Aparat Ungkap Perannya
Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salahsatu markas persembunyian mereka.
Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.
Lihat video: Dua Anggota KKB Penebar Teror Ditangkap, Aparat Ungkap Perannya
Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salahsatu markas persembunyian mereka.
Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.
Lihat Juga :