Bahas Terminal Karya Jaya, HD Hadiri Rapat Dengan Kementerian Perhubungan RI
Kamis, 17 September 2020 - 21:25 WIB
loading...
Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani menghadiri acara pencanangan dimulainya Rapat pembahasan Terminal Karya Jaya Sumsel melalui virtual dari Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Rabu (16/09/2020).
A
A
A
PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani menghadiri acara pencanangan dimulainya Rapat pembahasan Terminal Karya Jaya Sumsel melalui virtual dari Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Rabu (16/09/2020).
Untuk menunjang aktivitas masyarakat, Gubernur HD mengungkapkan bahwa dirinya bersama Walikota Sumsel H Harnojoyo mengajukan permohonan untuk membuat terminal terpadu antar moda atau multi moda yang terdiri atas fasilitas kereta api, angkutan air dan juga angkutan darat.
"Pengajuan ini dilakukan berdasarkan pada perhitungan letak yang sangat strategis dan tidak banyak biaya. Hal ini dirasakan perlu dilakukan seiring dengan perkembangan kota yang dimulai dari pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang ada, yang mempengaruhi lajunya pertumbuhan ekonomi atas aktivitas yang terus bertambah di kawasan tersebut," ujarnya.
Menurutnya, Stasiun Kertapati kecuali melayani penumpang baik dari Palembang ke Lampung juga ke Lubuk Linggau, dan dijadikan tempat bongkar muat batu bara dan naik turun penumpang. Selain itu, pembangunan terminal juga akan mempengaruhi pembenahan lingkungan sekitar yang pada lokasi.
HD ungkapkan terkait hal tersebut, pihaknya juga telah menyiapkan DED dam studi kelayakan yang telah disesuaikan dengan adanya perkembangan yang ada dan mungkin juga masih perlu revisi-revisi. Untuk itu, Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel siap ditugaskan dalam hal apapun untuk percepatan pembangunan ini agar dapat segera memenuhi kebutuhan masyarakat dan akan memantik percepatan pertumbuhan komoditas yang ditarget bertambah.
Untuk mempersiapkan hal tersebut, Ia juga mengatakan siap untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan segala unsur yang dibutuhkan baik dari Universitas dan juga pihak Kementerian.
"Kami siap jika ada tim dari kemenhub yang datang untuk membimbing kami apa yang harus kami lengkapi untuk memdukung hal ini. Kemudian Pemprov Sumsel akan menyiapkan perencanaan yang baik," jelasnya.
Untuk menunjang aktivitas masyarakat, Gubernur HD mengungkapkan bahwa dirinya bersama Walikota Sumsel H Harnojoyo mengajukan permohonan untuk membuat terminal terpadu antar moda atau multi moda yang terdiri atas fasilitas kereta api, angkutan air dan juga angkutan darat.
"Pengajuan ini dilakukan berdasarkan pada perhitungan letak yang sangat strategis dan tidak banyak biaya. Hal ini dirasakan perlu dilakukan seiring dengan perkembangan kota yang dimulai dari pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang ada, yang mempengaruhi lajunya pertumbuhan ekonomi atas aktivitas yang terus bertambah di kawasan tersebut," ujarnya.
Menurutnya, Stasiun Kertapati kecuali melayani penumpang baik dari Palembang ke Lampung juga ke Lubuk Linggau, dan dijadikan tempat bongkar muat batu bara dan naik turun penumpang. Selain itu, pembangunan terminal juga akan mempengaruhi pembenahan lingkungan sekitar yang pada lokasi.
HD ungkapkan terkait hal tersebut, pihaknya juga telah menyiapkan DED dam studi kelayakan yang telah disesuaikan dengan adanya perkembangan yang ada dan mungkin juga masih perlu revisi-revisi. Untuk itu, Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumsel siap ditugaskan dalam hal apapun untuk percepatan pembangunan ini agar dapat segera memenuhi kebutuhan masyarakat dan akan memantik percepatan pertumbuhan komoditas yang ditarget bertambah.
Untuk mempersiapkan hal tersebut, Ia juga mengatakan siap untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan segala unsur yang dibutuhkan baik dari Universitas dan juga pihak Kementerian.
"Kami siap jika ada tim dari kemenhub yang datang untuk membimbing kami apa yang harus kami lengkapi untuk memdukung hal ini. Kemudian Pemprov Sumsel akan menyiapkan perencanaan yang baik," jelasnya.
Lihat Juga :