Nara Kupu Jogja Ajak Keluarga Dekat dengan Alam lewat Wisata Sains Malam
Senin, 09 Februari 2026 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui kegiatan Jelajah Serangga Nocturnal, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang dekat dengan alam dan mudah diakses oleh siapa saja. Serangga sering dianggap kecil dan sepele, padahal perannya sangat besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Harapannya, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga tumbuh rasa peduli dan cinta terhadap alam beserta habitatnya,” ungkapnya.
Rayhan juga menekankan pentingnya edukasi berbasis pengalaman langsung bagi anak-anak dan keluarga.
“Kami melihat pentingnya mengenalkan alam sejak usia dini melalui pengalaman nyata. Dengan observasi serangga malam, anak-anak diajak belajar secara langsung. Nara Kupu Jogja ingin menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi keluarga untuk belajar, bertanya, dan berinteraksi dengan alam,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya. Peserta diajak memahami bahwa serangga memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem, mulai dari proses penyerbukan hingga rantai makanan yang menopang kehidupan manusia.
Tanpa syarat pendaftaran yang rumit, program ini mendapat sambutan hangat. Dalam tiga hari sejak dibuka, lebih dari 350 orang telah mendaftarkan diri. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan ruang edukasi alternatif yang dekat dengan alam.
Rayhan juga menekankan pentingnya edukasi berbasis pengalaman langsung bagi anak-anak dan keluarga.
“Kami melihat pentingnya mengenalkan alam sejak usia dini melalui pengalaman nyata. Dengan observasi serangga malam, anak-anak diajak belajar secara langsung. Nara Kupu Jogja ingin menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi keluarga untuk belajar, bertanya, dan berinteraksi dengan alam,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya. Peserta diajak memahami bahwa serangga memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem, mulai dari proses penyerbukan hingga rantai makanan yang menopang kehidupan manusia.
Tanpa syarat pendaftaran yang rumit, program ini mendapat sambutan hangat. Dalam tiga hari sejak dibuka, lebih dari 350 orang telah mendaftarkan diri. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan ruang edukasi alternatif yang dekat dengan alam.
Lihat Juga :