Kasus Dugaan Penganiayaan, Bahar bin Smith Diperiksa 11 Februari 2026
Minggu, 08 Februari 2026 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Ichwan menyebut, korban merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS). "Kita membuka isi handphone itu ternyata dia di dalam grup PWI LS. Kita punya buktinya. Jadi memang orang ini penyusup, memprovokasi, pengeroyokan. Dia dikorbanin," kata Ichwan saat dihubungi wartawan, Rabu (4/2/2026).
Ia membantah soal narasi yang menyebut korban saat itu tengah ikut pengajian, tiba-tiba dikeroyok ketika hendak mencium tangan Habib Bahar.
Dugaan penganiayaan itu dipicu adanya surat penolakan pengajian Habib Bahar pada 18 September 2025 sehingga jemaah marah. "Nah, pemicunya, dia itu kirim surat menolak pengajian Habib tanggal 18 itu. Tanggal 21 dia action, cuma di dalam pembicaraan di grup WA-nya dia, di grup PWI (PWI LS) itu ada dia," ujarnya.
Makanya, kata Ichwan, jemaah marah. "Itu awal pengeroyokannya itu, ceritanya. Jadi ada pemicunya, bukan orang mau salaman terus ditonjokin sama pengawal Habib Bahar, nggak ada itu cerita itu."
Ia membantah soal narasi yang menyebut korban saat itu tengah ikut pengajian, tiba-tiba dikeroyok ketika hendak mencium tangan Habib Bahar.
Dugaan penganiayaan itu dipicu adanya surat penolakan pengajian Habib Bahar pada 18 September 2025 sehingga jemaah marah. "Nah, pemicunya, dia itu kirim surat menolak pengajian Habib tanggal 18 itu. Tanggal 21 dia action, cuma di dalam pembicaraan di grup WA-nya dia, di grup PWI (PWI LS) itu ada dia," ujarnya.
Makanya, kata Ichwan, jemaah marah. "Itu awal pengeroyokannya itu, ceritanya. Jadi ada pemicunya, bukan orang mau salaman terus ditonjokin sama pengawal Habib Bahar, nggak ada itu cerita itu."
(zik)
Lihat Juga :