Kembangkan Usaha Rumahan, Sandiaga Uno: Latih Ibu-ibu Keterampilan UMKM
Kamis, 29 Januari 2026 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Sandiaga Akan Jadi Orang Indonesia Pertama Jabat Sekjen UNWTO
Sekretaris Umum Ok Oce Forever Amalia Dwi Prihatiningsih menyebut tahap inkubasi merupakan fase penting bagi pelaku UMKM untuk tumbuh lebih profesional.
"Saya mengajak ibu-ibu untuk tetap semangat dan tidak menyerah selama dua bulan ke depan. Proses ini akan dilalui dengan pendampingan satu per satu agar manfaatnya benar-benar dirasakan," ujar Amalia.
Diketahui, sesi kick-off program mempertemukan dua kelompok peserta dari Jakarta dan Bekasi yang mengikuti pelatihan pembuatan Klappertaart dan sarapan viral. Pada tahap ini, peserta saling bertukar materi dan menu sebagai strategi diversifikasi produk.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM memiliki variasi produk yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Kedua menu dipilih karena bahan bakunya relatif murah, mudah diperoleh, dan fleksibel untuk dikembangkan.
Usai kick-off, peserta akan mengikuti program mentoring dan coaching intensif selama dua bulan yang mencakup pengelolaan keuangan usaha, penguatan branding dan kemasan, strategi digital marketing termasuk pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan, serta pendampingan legalitas usaha
Sekretaris Umum Ok Oce Forever Amalia Dwi Prihatiningsih menyebut tahap inkubasi merupakan fase penting bagi pelaku UMKM untuk tumbuh lebih profesional.
"Saya mengajak ibu-ibu untuk tetap semangat dan tidak menyerah selama dua bulan ke depan. Proses ini akan dilalui dengan pendampingan satu per satu agar manfaatnya benar-benar dirasakan," ujar Amalia.
Diketahui, sesi kick-off program mempertemukan dua kelompok peserta dari Jakarta dan Bekasi yang mengikuti pelatihan pembuatan Klappertaart dan sarapan viral. Pada tahap ini, peserta saling bertukar materi dan menu sebagai strategi diversifikasi produk.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM memiliki variasi produk yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Kedua menu dipilih karena bahan bakunya relatif murah, mudah diperoleh, dan fleksibel untuk dikembangkan.
Usai kick-off, peserta akan mengikuti program mentoring dan coaching intensif selama dua bulan yang mencakup pengelolaan keuangan usaha, penguatan branding dan kemasan, strategi digital marketing termasuk pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan, serta pendampingan legalitas usaha
(cip)
Lihat Juga :