Pramono Ngaku Tidak Mengulang Pendekatan Lama soal Penanganan Banjir Jakarta
Jum'at, 23 Januari 2026 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Pramono mengatakan, strategi normalisasi sungai merupakan kebijakan jangka panjang yang membutuhkan biaya besar. Kegiatan itu juga berpotensi menimbulkan dampak sosial karena haru melakukan relokasi warga.
"Ini memerlukan biaya yang cukup tinggi, dan itu saya akan lakukan dan ini pasti nggak populer karena apa? Harus memindahkan masyarakat, harus menyiapkan rumah susun dan sebagainya dan pasti nanti di lapangan mau tidak mau suka tidak suka pasti ada singgungannya," tuturnya.
Adapun, salah satu yang disorot WALHI dan LBH dalam penanganan banjir Jakarta yakni kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dianggap tidak menyentuh akar persoalan banjir.
"Yang kami tangani dengan modifikasi cuaca ini kan memang bersifat jangka pendek karena cuacanya ini kan given, bukan kita yang membuat. Cuaca ekstrem ini kan apa alam yang memberikan sehingga dengan demikian kami yang tangani itu," pungkasnya.
"Ini memerlukan biaya yang cukup tinggi, dan itu saya akan lakukan dan ini pasti nggak populer karena apa? Harus memindahkan masyarakat, harus menyiapkan rumah susun dan sebagainya dan pasti nanti di lapangan mau tidak mau suka tidak suka pasti ada singgungannya," tuturnya.
Adapun, salah satu yang disorot WALHI dan LBH dalam penanganan banjir Jakarta yakni kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dianggap tidak menyentuh akar persoalan banjir.
"Yang kami tangani dengan modifikasi cuaca ini kan memang bersifat jangka pendek karena cuacanya ini kan given, bukan kita yang membuat. Cuaca ekstrem ini kan apa alam yang memberikan sehingga dengan demikian kami yang tangani itu," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :