Ratusan Rumah di Cipinang Melayu Kembali Terendam Banjir
Jum'at, 23 Januari 2026 - 10:02 WIB
loading...
Ratusan rumah warga di Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali terendam banjir pada Jumat (23/1/2026). Ketinggian air di permukiman mencapai 60 cm. Foto: Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Ratusan rumah warga di Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali terendam banjir pada Jumat (23/1/2026). Ketinggian air di permukiman mencapai 60 cm.
Sebelumnya, banjir sempat surut. Namun, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta Timur membuat air kembali naik dan merendam permukiman warga.
Baca juga: 14 RT di Jaktim Masih Terendam Banjir, Kampung Melayu Setinggi 60 Cm
Warga terpaksa menerobos banjir untuk dapat beraktivitas. Menurut warga, banjir dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya aliran Kali Sunter yang melintasi kawasan permukiman Cipinang Melayu.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah rumah kembali terendam untuk kedua kalinya dalam satu hari.
Warga berharap petugas segera menyalurkan bantuan, khususnya perahu karet untuk evakuasi sekaligus bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.
Warga Cipinang Melayu Sarwono mengatakan, banjir datang dengan cepat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga hanya menyelamatkan barang-barang penting seadanya.
Sementara, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat telah diungsikan oleh warga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat terendam banjir.
Sebelumnya, banjir sempat surut. Namun, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta Timur membuat air kembali naik dan merendam permukiman warga.
Baca juga: 14 RT di Jaktim Masih Terendam Banjir, Kampung Melayu Setinggi 60 Cm
Warga terpaksa menerobos banjir untuk dapat beraktivitas. Menurut warga, banjir dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya aliran Kali Sunter yang melintasi kawasan permukiman Cipinang Melayu.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah rumah kembali terendam untuk kedua kalinya dalam satu hari.
Warga berharap petugas segera menyalurkan bantuan, khususnya perahu karet untuk evakuasi sekaligus bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.
Warga Cipinang Melayu Sarwono mengatakan, banjir datang dengan cepat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga hanya menyelamatkan barang-barang penting seadanya.
Sementara, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat telah diungsikan oleh warga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat terendam banjir.
(jon)
Lihat Juga :