Program Pendekar Dewa PGN Berdayakan Warga Pagardewa Sumsel
Rabu, 14 Januari 2026 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Fase kedua pada 2023–2024 diarahkan pada pengembangan sistem dan penguatan kemandirian, sementara fase ketiga di tahun 2025 menitikberatkan pada penguatan keberlanjutan melalui estafet pengelolaan kepada para pemangku kepentingan lokal.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi membangun sistem yang mampu meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Eri, Selasa (13/1/2026).
Pendekar Dewa dijalankan melalui tiga pilar utama yakni Aman, Setara, dan Ekonomi Kreatif. Pilar Aman berfokus pada peningkatan kepastian usaha dan pendapatan petani karet melalui Program Stasiun Lateks yang memangkas rantai penjualan dan menstabilkan harga. Sebakul Dewa sebagai sentra bibit unggul karet sekaligus SITEGAS melalui pengembangan budidaya madu dan UMKM keluarga petani.
Kemudian, Pilar Setara menjawab keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang sebelumnya mengharuskan sebagian warga berjalan hingga 1 km untuk mendapatkan air.
PGN membangun lima fasilitas MCK bertenaga PLTS dan membentuk kelompok Pendekar Talang sebagai pengelola air. Program ini memberikan akses air bersih bagi 28 kepala keluarga sekaligus mendukung upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan.
Adapun Pilar Ekonomi Kreatif diwujudkan melalui pengembangan kawasan Danau Kemiri sebagai pusat wisata edukatif dan ekonomi kreatif desa. Kawasan ini dilengkapi lima fasilitas publik meliputi aula, booth UMKM, playground, taman lalu lintas, dan amphitheater.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi membangun sistem yang mampu meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Eri, Selasa (13/1/2026).
Pendekar Dewa dijalankan melalui tiga pilar utama yakni Aman, Setara, dan Ekonomi Kreatif. Pilar Aman berfokus pada peningkatan kepastian usaha dan pendapatan petani karet melalui Program Stasiun Lateks yang memangkas rantai penjualan dan menstabilkan harga. Sebakul Dewa sebagai sentra bibit unggul karet sekaligus SITEGAS melalui pengembangan budidaya madu dan UMKM keluarga petani.
Kemudian, Pilar Setara menjawab keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang sebelumnya mengharuskan sebagian warga berjalan hingga 1 km untuk mendapatkan air.
PGN membangun lima fasilitas MCK bertenaga PLTS dan membentuk kelompok Pendekar Talang sebagai pengelola air. Program ini memberikan akses air bersih bagi 28 kepala keluarga sekaligus mendukung upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan.
Adapun Pilar Ekonomi Kreatif diwujudkan melalui pengembangan kawasan Danau Kemiri sebagai pusat wisata edukatif dan ekonomi kreatif desa. Kawasan ini dilengkapi lima fasilitas publik meliputi aula, booth UMKM, playground, taman lalu lintas, dan amphitheater.
Lihat Juga :