BNPB: Bekasi, Bogor, hingga Banten Dilanda Banjir Akibat Cuaca Ekstrem
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Bogor pada Senin (12/1) pukul 08.30 WIB akibat hujan deras yang menyebabkan meluapnya aliran sungai serta penyempitan alur air. Kejadian ini mengakibatkan sebanyak 40 unit rumah terendam di Desa Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong.
BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta aparat setempat melakukan kaji cepat dan koordinasi penanganan. Hingga Senin (12/1) sore, kondisi banjir dilaporkan berangsur surut.
Berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh instansi terkait pada periode 13 hingga 15 Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi disertai angin kencang.
Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta memantau prakiraan cuaca secara berkala, memeriksa dan memelihara fungsi saluran drainase, serta memangkas pohon-pohon rimbun yang berpotensi membahayakan.
“Apabila hujan lebat mengguyur wilayah lebih dari satu jam dan menyebabkan jarak pandang terbatas, masyarakat diimbau melakukan evakuasi mandiri atau mengikuti arahan petugas berwenang, serta menghindari daerah aliran sungai dan area lereng perbukitan,” imbaunya.
BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta aparat setempat melakukan kaji cepat dan koordinasi penanganan. Hingga Senin (12/1) sore, kondisi banjir dilaporkan berangsur surut.
Berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh instansi terkait pada periode 13 hingga 15 Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi disertai angin kencang.
Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta memantau prakiraan cuaca secara berkala, memeriksa dan memelihara fungsi saluran drainase, serta memangkas pohon-pohon rimbun yang berpotensi membahayakan.
“Apabila hujan lebat mengguyur wilayah lebih dari satu jam dan menyebabkan jarak pandang terbatas, masyarakat diimbau melakukan evakuasi mandiri atau mengikuti arahan petugas berwenang, serta menghindari daerah aliran sungai dan area lereng perbukitan,” imbaunya.
(cip)
Lihat Juga :