Hari Lingkungan Hidup, Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Bali
Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi air mineral kemasan kecil sering menyisakan tumpukan sampah yang masif. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung secara rutin bekerja sama dengan unsur TNI dan Polri untuk membersihkan area pesisir secara berkala.
Fenomena angin musim barat sering membawa kiriman sampah plastik dari berbagai wilayah daratan hingga menumpuk di sepanjang pantai wisata. Pemerintah daerah prihatin terhadap viralnya video penyelam mancanegara yang menemukan banyak limbah plastik di perairan bawah laut Bali.
“Bali merupakan barometer pariwisata Indonesia sehingga kita harus memastikan pemandangan pantai tetap asri dan bebas dari botol-botol air kemasan plastik,” kata Agung.
Pemerintah mendorong produsen untuk menerapkan sistem tukar botol agar konsep tanggung jawab produsen atau Extended Producer Responsibility dapat berjalan optimal. Skema ini memungkinkan pelanggan mendapatkan potongan harga saat menukarkan botol kosong seperti mekanisme pembelian air galon yang sudah lama berlaku.
Langkah ini diyakini mampu menghidupkan sektor UMKM sekaligus memastikan rantai ekonomi sirkular tidak terputus di tingkat pemulung saja.
Gubernur Bali berencana membentuk tim pengawas khusus untuk memantau peredaran air minum kemasan di bawah ukuran 1 liter secara ketat. Tim ini akan melakukan inspeksi mendadak ke berbagai pusat perbelanjaan dan distributor guna memastikan kepatuhan seluruh pelaku industri air minum. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan alam Pulau Dewata bagi generasi mendatang.
Fenomena angin musim barat sering membawa kiriman sampah plastik dari berbagai wilayah daratan hingga menumpuk di sepanjang pantai wisata. Pemerintah daerah prihatin terhadap viralnya video penyelam mancanegara yang menemukan banyak limbah plastik di perairan bawah laut Bali.
“Bali merupakan barometer pariwisata Indonesia sehingga kita harus memastikan pemandangan pantai tetap asri dan bebas dari botol-botol air kemasan plastik,” kata Agung.
Pemerintah mendorong produsen untuk menerapkan sistem tukar botol agar konsep tanggung jawab produsen atau Extended Producer Responsibility dapat berjalan optimal. Skema ini memungkinkan pelanggan mendapatkan potongan harga saat menukarkan botol kosong seperti mekanisme pembelian air galon yang sudah lama berlaku.
Langkah ini diyakini mampu menghidupkan sektor UMKM sekaligus memastikan rantai ekonomi sirkular tidak terputus di tingkat pemulung saja.
Gubernur Bali berencana membentuk tim pengawas khusus untuk memantau peredaran air minum kemasan di bawah ukuran 1 liter secara ketat. Tim ini akan melakukan inspeksi mendadak ke berbagai pusat perbelanjaan dan distributor guna memastikan kepatuhan seluruh pelaku industri air minum. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan alam Pulau Dewata bagi generasi mendatang.
(jon)
Lihat Juga :