Hari Lingkungan Hidup, Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Bali
Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya telah membangun ekosistem sirkular melalui kerja sama dengan afiliasi khusus yang mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna. Semua kemasan botol dan galon bekas kini masuk ke jalur daur ulang untuk menjadi bahan baku produk ramah lingkungan.
Inovasi ini melahirkan lini produk khusus yang menggunakan materi hasil daur ulang 100 persen guna menekan pemakaian plastik baru.
Capaian penyerapan limbah plastik melalui proses daur ulang tahun ini meningkat tajam hingga mencapai 3.000 ton pada Oktober 2025. Sekitar 40 persen kenaikan serapan dibanding tahun 2024 lalu.
Limbah botol plastik tersebut kini bertransformasi menjadi berbagai macam barang fungsional seperti atap bangunan, sepatu, hingga pakaian berkualitas. Peningkatan serapan hingga 40 persen ini menunjukkan geliat ekonomi sirkular yang semakin sehat dalam industri air minum dalam kemasan.
Pemprov Bali mengapresiasi langkah nyata produsen air minum Cleo dalam mendukung pelestarian lingkungan. Perusahaan ini resmi menghentikan produksi air kemasan di bawah ukuran 1 liter guna menekan angka timbulan sampah plastik.
Kebijakan strategis tersebut sejalan dengan visi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan pulau yang bersih dari limbah anorganik sekali pakai. “Kami sangat mengapresiasi Cleo karena telah mengikuti Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bebas Sampah dengan tidak memproduksi lagi air kemasan kecil,” ujar Pengendali Dampak Lingkungan Dinas LHK Bali Agung Darmawan.
Inovasi ini melahirkan lini produk khusus yang menggunakan materi hasil daur ulang 100 persen guna menekan pemakaian plastik baru.
Capaian penyerapan limbah plastik melalui proses daur ulang tahun ini meningkat tajam hingga mencapai 3.000 ton pada Oktober 2025. Sekitar 40 persen kenaikan serapan dibanding tahun 2024 lalu.
Limbah botol plastik tersebut kini bertransformasi menjadi berbagai macam barang fungsional seperti atap bangunan, sepatu, hingga pakaian berkualitas. Peningkatan serapan hingga 40 persen ini menunjukkan geliat ekonomi sirkular yang semakin sehat dalam industri air minum dalam kemasan.
Pemprov Bali mengapresiasi langkah nyata produsen air minum Cleo dalam mendukung pelestarian lingkungan. Perusahaan ini resmi menghentikan produksi air kemasan di bawah ukuran 1 liter guna menekan angka timbulan sampah plastik.
Kebijakan strategis tersebut sejalan dengan visi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan pulau yang bersih dari limbah anorganik sekali pakai. “Kami sangat mengapresiasi Cleo karena telah mengikuti Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bebas Sampah dengan tidak memproduksi lagi air kemasan kecil,” ujar Pengendali Dampak Lingkungan Dinas LHK Bali Agung Darmawan.
Lihat Juga :