Jenazah yang Ditemukan di Perairan Labuan Bajo Dipastikan Pelatih Valencia
Minggu, 04 Januari 2026 - 17:21 WIB
loading...
Polda NTT memastikan jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan di Perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu (4/1/2026) adalah Pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF Fernando Martin Carreras. Foto: Ist
A
A
A
FLORES - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan di Perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu (4/1/2026) adalah Pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF Fernando Martin Carreras.
Tim SAR kembali menemukan satu jenazah Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Penemuan tersebut pada hari ke-10 pelaksanaan operasi pencarian.
Baca juga: Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Klub Valencia Wanita Bersama 3 Anaknya
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur SAR dari pusat hingga daerah.
Jenazah ditemukan pada pukul 08.47 WITA oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT. Lokasi penemuan berada pada koordinat 8°36'32.58"S - 119°36'32.22"E dengan jarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal karam (LKK).
“Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan akan diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo,” ujar Fathur.
Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan melibatkan sekitar 160 personel dari berbagai instansi, termasuk Basarnas Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, Polairud, TNI AL, TNI AD, Balai Taman Nasional Komodo, BPBD Manggarai Barat, Imigrasi, unsur relawan, komunitas penyelam profesional, operator kapal wisata, hingga media nasional.
Selain personel, operasi SAR juga didukung 18 unit alat utama (alut) laut di antaranya KN SAR Puntadewa, kapal patroli Polairud dan KSOP, RIB, sea rider, serta berbagai speed boat. Pencarian turut diperkuat dengan peralatan SAR modern seperti drone thermal, sonar dua dimensi dan multibeam sonar, peralatan selam, sistem komunikasi satelit Starlink, hingga underwater drone.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lainnya dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas pencarian di wilayah perairan Pulau Padar dan sekitarnya.
Tim SAR kembali menemukan satu jenazah Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Penemuan tersebut pada hari ke-10 pelaksanaan operasi pencarian.
Baca juga: Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Klub Valencia Wanita Bersama 3 Anaknya
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur SAR dari pusat hingga daerah.
Jenazah ditemukan pada pukul 08.47 WITA oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT. Lokasi penemuan berada pada koordinat 8°36'32.58"S - 119°36'32.22"E dengan jarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal karam (LKK).
“Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan akan diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo,” ujar Fathur.
Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan melibatkan sekitar 160 personel dari berbagai instansi, termasuk Basarnas Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, Polairud, TNI AL, TNI AD, Balai Taman Nasional Komodo, BPBD Manggarai Barat, Imigrasi, unsur relawan, komunitas penyelam profesional, operator kapal wisata, hingga media nasional.
Selain personel, operasi SAR juga didukung 18 unit alat utama (alut) laut di antaranya KN SAR Puntadewa, kapal patroli Polairud dan KSOP, RIB, sea rider, serta berbagai speed boat. Pencarian turut diperkuat dengan peralatan SAR modern seperti drone thermal, sonar dua dimensi dan multibeam sonar, peralatan selam, sistem komunikasi satelit Starlink, hingga underwater drone.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lainnya dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas pencarian di wilayah perairan Pulau Padar dan sekitarnya.
(jon)
Lihat Juga :