Mendagri Minta Maaf Tak Bermaksud Remehkan Bantuan Malaysia
Jum'at, 19 Desember 2025 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa pada 29 November 2025 dirinya berangkat meninjau lokasi bencana di Pidie Jaya, Aceh. Keesokan harinya pada 30 November 2025, Tito juga turun ke Lhokseumawe dan bertemu Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk memberikan bantuan.
Tito juga berkoordinasi dengan para bupati, Polisi-TNI, BNPB, Basarnas terkait langkah-langkah yang harus dilakukan di Aceh.
Baca juga: Kapolri: Satu Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumatera
“Kemudian setelah itu saya juga mengkoordinasikan sehingga dari Bulog keluar ratusan ton ada dari gudangnya,“ ungkapnya.
Dia sekali lagi menegaskan bahwa tak ada maksud mengkerdilkan bantuan dari warga Malaysia yang dikirimkan ke Indonesia.
Tito juga berkoordinasi dengan para bupati, Polisi-TNI, BNPB, Basarnas terkait langkah-langkah yang harus dilakukan di Aceh.
Baca juga: Kapolri: Satu Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Sumatera
“Kemudian setelah itu saya juga mengkoordinasikan sehingga dari Bulog keluar ratusan ton ada dari gudangnya,“ ungkapnya.
Dia sekali lagi menegaskan bahwa tak ada maksud mengkerdilkan bantuan dari warga Malaysia yang dikirimkan ke Indonesia.
Lihat Juga :