Parah! Dokter Gadungan Tamatan SMA Tangani 361 Pasien Aborsi
Kamis, 18 Desember 2025 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
"Sejak tahun 2022-2025 telah melayani 361 orang pasien," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Edy Suranta Sitepu menuturkan berdasarkan hasil pengungkapan diketahui kegiatan aborsi ilegal ini dipasarkan atau disebar ke masyarakat melalui website dengan 2 nama akun. Pertama, klinik aborsi promedis dan klinik aborsi Raden Saleh.
Calon pasien yang terhubung akan diarahkan ke admin WhatsApp untuk mengirimkan bukti USG dan KTP. Setelah diverifikasi, admin akan menentukan jadwal dan lokasi penjemputan.
"Biaya pelaksanaan aborsi ini bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp8 juta," ujar Edy.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap 5 pelaku. Tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang di antaranya alat-alat praktik aborsi ilegal. "Lima orang kami sudah lakukan penahanan dan saat ini sedang berproses," ujarnya.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Edy Suranta Sitepu menuturkan berdasarkan hasil pengungkapan diketahui kegiatan aborsi ilegal ini dipasarkan atau disebar ke masyarakat melalui website dengan 2 nama akun. Pertama, klinik aborsi promedis dan klinik aborsi Raden Saleh.
Calon pasien yang terhubung akan diarahkan ke admin WhatsApp untuk mengirimkan bukti USG dan KTP. Setelah diverifikasi, admin akan menentukan jadwal dan lokasi penjemputan.
"Biaya pelaksanaan aborsi ini bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp8 juta," ujar Edy.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap 5 pelaku. Tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang di antaranya alat-alat praktik aborsi ilegal. "Lima orang kami sudah lakukan penahanan dan saat ini sedang berproses," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :