Seskab Teddy: Jembatan Bailey Rampung Bertahap, Konektivitas Sumatera Mulai Pulih
Senin, 15 Desember 2025 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu jembatan yang telah terbangun adalah Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Per 14 Desember kemarin, akses bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki telah tersambung, sementara untuk kendaraan roda empat diharapkan dapat segera difungsikan penuh.
Selain itu, Jembatan Bailey Anggoli di Kabupaten Tapanuli Tengah telah terpasang dengan bentang sepanjang 33 meter. Sementara di Sumatera Barat, Jembatan Bailey Bawah Kubang di Nagari Selayo dan Jembatan Bailey Sikabau di Nagari Sikabau juga telah mulai berfungsi kembali.
Seskab Teddy menambahkan bahwa melalui sinergi TNI, Polri, serta dukungan aktif masyarakat setempat, pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat. “Biasanya pemasangan memakan waktu minimal satu bulan, tetapi berkat kerja sama TNI, Polri, dan warga alhamdulillah dapat selesai dalam waktu satu minggu ini,” tandasnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam laporannya menyampaikan sebanyak 35 ribu personel TNI telah diturunkan di wilayah terdampak bencana. Penambahan empat batalion juga telah dilakukan untuk membantu pembuatan jembatan bailey.
"Baru saja kita tambahkan 4 batalion, yaitu 3 batalion zeni dan 1 batalyon teritorial pembangunan. Nanti batalyon tersebut akan membantu dalam pembuatan jembatan bailey yang sekarang sedang dibangun, kemudian juga pembersihan lumpur dan kayu-kayu, dan membantu pembuatan huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap)," ujarnya.
Selain itu, Jembatan Bailey Anggoli di Kabupaten Tapanuli Tengah telah terpasang dengan bentang sepanjang 33 meter. Sementara di Sumatera Barat, Jembatan Bailey Bawah Kubang di Nagari Selayo dan Jembatan Bailey Sikabau di Nagari Sikabau juga telah mulai berfungsi kembali.
Seskab Teddy menambahkan bahwa melalui sinergi TNI, Polri, serta dukungan aktif masyarakat setempat, pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat. “Biasanya pemasangan memakan waktu minimal satu bulan, tetapi berkat kerja sama TNI, Polri, dan warga alhamdulillah dapat selesai dalam waktu satu minggu ini,” tandasnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam laporannya menyampaikan sebanyak 35 ribu personel TNI telah diturunkan di wilayah terdampak bencana. Penambahan empat batalion juga telah dilakukan untuk membantu pembuatan jembatan bailey.
"Baru saja kita tambahkan 4 batalion, yaitu 3 batalion zeni dan 1 batalyon teritorial pembangunan. Nanti batalyon tersebut akan membantu dalam pembuatan jembatan bailey yang sekarang sedang dibangun, kemudian juga pembersihan lumpur dan kayu-kayu, dan membantu pembuatan huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap)," ujarnya.
(rca)
Lihat Juga :