Stop Tawuran di Jakarta sebelum Pelajar Hancur Masa Depan

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:31 WIB
loading...
Stop Tawuran di Jakarta...
Ray Valdo alias Sultan, mantan pelaku tawuran yang kini memilih jalan hidup positif mengajak para pelajar dan anak muda menjauhi aksi anarkistis, unjuk rasa berujung rusuh, tawuran, hingga vandalisme. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Ray Valdo alias Sultan, mantan pelaku tawuran yang kini memilih jalan hidup positif mengajak para pelajar dan anak muda menjauhi aksi anarkistis, unjuk rasa berujung rusuh, tawuran, hingga vandalisme. Ajakan itu disampaikan Sultan dalam pertemuan yang berlangsung di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (12/12/2025).

Dia mengungkapkan keterlibatannya dalam tawuran berawal dari ajakan teman dan rasa gengsi di masa sekolah. Ego dan tekanan lingkungan membuat seseorang sulit menolak hingga akhirnya terjerumus semakin jauh. “Awalnya cuma ikut-ikutan karena gengsi. Sekali ikut, besok diajak lagi. Kalau nolak dibilang cemen,” ujar Sultan.

Baca juga: Pesan Mantan Dedengkot Tawuran di Jaktim untuk Pelajar: Sampai Kapan Mau Begini Terus?

Menurut dia, tawuran di era sekarang justru lebih cepat meledak dibandingkan zamannya dulu. Media sosial menjadi faktor pemicu utama. “Sekarang tinggal live di TikTok, saling nantang di kolom komentar, emosi langsung naik. Musuh jadi gampang dicari,” katanya.

Dia menuturkan akar pemicu tawuran masih sama yakni dendam antarsekolah dan fanatisme sempit. Namun, kini provokasi digital membuat konflik kecil cepat membesar. “Dulu nyari musuh harus keliling. Sekarang cukup online,” ucapnya.

Keputusan Sultan berhenti tawuran muncul setelah dua peristiwa yang membekas. Dia pernah dipanggil pihak sekolah hingga membuat ibunya menangis serta menyaksikan langsung temannya terkena bacokan serius. “Saat itu gue mikir kalau orang tua gue yang ngalamin pasti hancur. Dari situ gue berhenti,” katanya.

Dia mengingatkan tawuran tidak memberi manfaat apa pun bagi masa depan. Nama yang dibangun lewat kekerasan hanya berujung penyesalan. “Lebih baik berhenti sekarang sebelum nyesel. Fokus belajar, bangun skill, kejar masa depan. Tawuran cuma bikin orang tua sedih,” ujarnya.

Terkait upaya pencegahan, Sultan menilai penertiban tegas lebih efektif dibandingkan pendekatan persuasif semata. Namun, ketegasan tersebut harus menyasar konsekuensi pendidikan dan sosial, bukan kekerasan fisik.

Dia juga mendorong sekolah memperbanyak kegiatan positif sepulang jam belajar, orang tua memberi perhatian lebih, serta aparat rutin turun ke sekolah untuk memberikan edukasi langsung tentang risiko sekaligus dampak tawuran. “Jangan tunggu ada korban lagi. Tawuran itu bukan gaya hidup, tapi jalan pintas menuju kehancuran,” kata Sultan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tawuran Pecah di Klender...
Tawuran Pecah di Klender Jaktim saat Jam Sibuk, Polisi Sita Petasan hingga Busur
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Bertemu Wapres, Josepha...
Bertemu Wapres, Josepha Alexandra Peserta Cerdas Cermat Diberi Motivasi Terus Belajar dan Berprestasi
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Berita Terkini
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved