PWNU Lampung Tegaskan Posisi Rais Aam Jadi Otoritas Tertinggi NU
Minggu, 14 Desember 2025 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli pernah menyampaikan bahwa sejak awal NU dirancang sebagai jam'iyah ulama yang menjunjung tinggi kepemimpinan keilmuan, bukan sekadar struktur administratif.
“NU bukan organisasi manajerial seperti korporasi. NU adalah jam'iyah ulama yang kepemimpinannya dipimpin oleh Syuriyah dan Rais Aam. Di situlah letak marwah dan otoritas tertinggi organisasi," ujarnya.
Menurut Kiai Shadiqul Amin, solusi atas dinamika internal PBNU adalah dengan kembali tegak lurus bersama Syuriyah dan Rais Aam. Kiai Shadiqul Amin, mayoritas Nahdliyin memiliki kesadaran tinggi bahwa keputusan Syuriyah adalah keputusan tertinggi dalam hierarki organisasi.
"Menegakkan supremasi Syuriyah berarti menegakkan khittah NU. Karena itu, semua pihak harus menghormati dan taat atas keputusan Rais Aam. Mengabaikan keputusan Syuriyah, sama artinya dengan mengabaikan ushul organisasi itu sendiri,” ujarnya.
“NU bukan organisasi manajerial seperti korporasi. NU adalah jam'iyah ulama yang kepemimpinannya dipimpin oleh Syuriyah dan Rais Aam. Di situlah letak marwah dan otoritas tertinggi organisasi," ujarnya.
Menurut Kiai Shadiqul Amin, solusi atas dinamika internal PBNU adalah dengan kembali tegak lurus bersama Syuriyah dan Rais Aam. Kiai Shadiqul Amin, mayoritas Nahdliyin memiliki kesadaran tinggi bahwa keputusan Syuriyah adalah keputusan tertinggi dalam hierarki organisasi.
"Menegakkan supremasi Syuriyah berarti menegakkan khittah NU. Karena itu, semua pihak harus menghormati dan taat atas keputusan Rais Aam. Mengabaikan keputusan Syuriyah, sama artinya dengan mengabaikan ushul organisasi itu sendiri,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :