Peruri Beri Bantuan Cepat Tanggap untuk Korban Bencana di Sumatra
Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:41 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
PERURI memberikan bantuan logistik kepada korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November dan awal Desember 2025. Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mengakibatkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga serta mempengaruhi ribuan orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga 10 Desember 2025, ada sebanyak lebih dari 5.000 orang yang terdampak. Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana ini, PERURI menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar bagi para korban, serta mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.
Bantuan disalurkan ke berbagai titik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Di Aceh, bantuan disalurkan ke tiga posko utama: Aceh Tamiang, Meunasah Mancang di Kecamatan Meurah Dua dan Gampong Rhieng Krueng di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Di Sumatra Utara, bantuan diterima di Kantor Wali Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah yang berfungsi sebagai posko utama penanganan bencana. Sementara, di Sumatera Barat, bantuan difokuskan pada Posko Pengungsian Mushalla Albarkah Rimbo Panjang, Batu Busuk dan Posko Arsyina Lubuk Alung, Padang Pariaman.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan logistik, termasuk makanan, air bersih, perlengkapan kesehatan, serta perlindungan untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fajar Rizki, beserta jajaran tim PERURI yang terjun langsung ke lokasi.
Fajar Rizki menegaskan, ”Penyerahan bantuan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara manajemen dan seluruh karyawan PERURI. Kami percaya bahwa kontribusi ini sangat berarti dalam memberikan dukungan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan warga yang terdampak. Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan bantuan yang maksimal kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga 10 Desember 2025, ada sebanyak lebih dari 5.000 orang yang terdampak. Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana ini, PERURI menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar bagi para korban, serta mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.
Bantuan disalurkan ke berbagai titik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Di Aceh, bantuan disalurkan ke tiga posko utama: Aceh Tamiang, Meunasah Mancang di Kecamatan Meurah Dua dan Gampong Rhieng Krueng di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Di Sumatra Utara, bantuan diterima di Kantor Wali Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah yang berfungsi sebagai posko utama penanganan bencana. Sementara, di Sumatera Barat, bantuan difokuskan pada Posko Pengungsian Mushalla Albarkah Rimbo Panjang, Batu Busuk dan Posko Arsyina Lubuk Alung, Padang Pariaman.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan logistik, termasuk makanan, air bersih, perlengkapan kesehatan, serta perlindungan untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fajar Rizki, beserta jajaran tim PERURI yang terjun langsung ke lokasi.
Fajar Rizki menegaskan, ”Penyerahan bantuan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara manajemen dan seluruh karyawan PERURI. Kami percaya bahwa kontribusi ini sangat berarti dalam memberikan dukungan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan warga yang terdampak. Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan bantuan yang maksimal kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Lihat Juga :