Pemprov Kalteng Sumbang Rp9 Miliar untuk 3 Provinsi Dilanda Banjir Sumatera
Jum'at, 12 Desember 2025 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Aksi sosial ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Kalteng, Kodam XII/Tanjungpura, Polda Kalteng, Kejati Kalteng, Binda Kalteng, Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Lanud Iskandar, Lanal Kumai, pemerintah kabupaten/kota, Bank Kalteng, Bank Himbara, dunia usaha, mahasiswa, hingga peran besar masyarakat Kalteng yang tak henti menunjukkan empati dan kepedulian.
Baca juga: Antusias Anak-anak di Aceh Tamiang Bertemu Prabowo: Terima Kasih Bapak Presiden
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung melaporkan rincian bantuan keuangan bagi 3 daerah di Pulau Sumatera. Pertama adalah Bantuan Keuangan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah Rp3.900.000.000.
Kedua, donasi dari ASN/Tekon dan Siswa SMA/SMK Pemprov Kalteng Rp745.702.000. Lalu bantuan berupa barang senilai Rp50 juta; Bank Kalteng Rp700 juta; Bank Indonesia dan perkumpulan 15 Bank sebesar Rp20 juta; Polda Kalteng berupa barang senilai Rp600 juta; dan bantuan dari mahasiswa sebanyak Rp129.521.600. Jumlah bantuan yang disalurkan sebesar Rp9.145.223.600.
“Dampak bencana bukan hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga memaksa ribuan warga mengungsi serta kehilangan mata pencaharian,” ujarnya.
Baca juga: Antusias Anak-anak di Aceh Tamiang Bertemu Prabowo: Terima Kasih Bapak Presiden
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung melaporkan rincian bantuan keuangan bagi 3 daerah di Pulau Sumatera. Pertama adalah Bantuan Keuangan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah Rp3.900.000.000.
Kedua, donasi dari ASN/Tekon dan Siswa SMA/SMK Pemprov Kalteng Rp745.702.000. Lalu bantuan berupa barang senilai Rp50 juta; Bank Kalteng Rp700 juta; Bank Indonesia dan perkumpulan 15 Bank sebesar Rp20 juta; Polda Kalteng berupa barang senilai Rp600 juta; dan bantuan dari mahasiswa sebanyak Rp129.521.600. Jumlah bantuan yang disalurkan sebesar Rp9.145.223.600.
“Dampak bencana bukan hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga memaksa ribuan warga mengungsi serta kehilangan mata pencaharian,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :