Takengon Masih Terisolasi, Perbaikan Jalan Kebutuhan Mendesak
Rabu, 10 Desember 2025 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
“Sebelumnya kami satu hari sudah tidak masak di rumah, tidak ada apa pun lagi. Akhirnya terpaksa nekat pergi belanja ke Lhokseumawe,” ungkap Roni.
Dirinya membawa pulang beras, bahan pokok lain, gas, dan BBM setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dan berganti kendaraan. “Yang dibeli beras 5 sak, total 25 kilo. Terus gas melon satu tabung, Indomie satu dus, minyak goreng tiga liter, kecap tiga botol, minyak pertalite 10 liter,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, keluarganya terancam tidak bisa makan tanpa langkah tersebut. “Kalau cuma harap bantuan dari pemerintah tidak bisa, tidak makan anak kami di rumah,” ujarnya.
Kondisi tersebut mempertegas bahwa perbaikan akses jalan menuju Takengon bersifat sangat mendesak. Tanpa jalur darat yang terbuka, suplai pangan, BBM, dan obat-obatan akan terus tersendat, sedangkan ketergantungan pada jalur udara tidak mampu menopang kebutuhan harian ribuan warga.
Saat ini, perbaikan jalan bukan hanya soal pemulihan infrastruktur, tetapi menyangkut langsung keselamatan, ketahanan pangan, dan keberlangsungan hidup masyarakat Takengon.
Dirinya membawa pulang beras, bahan pokok lain, gas, dan BBM setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dan berganti kendaraan. “Yang dibeli beras 5 sak, total 25 kilo. Terus gas melon satu tabung, Indomie satu dus, minyak goreng tiga liter, kecap tiga botol, minyak pertalite 10 liter,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, keluarganya terancam tidak bisa makan tanpa langkah tersebut. “Kalau cuma harap bantuan dari pemerintah tidak bisa, tidak makan anak kami di rumah,” ujarnya.
Kondisi tersebut mempertegas bahwa perbaikan akses jalan menuju Takengon bersifat sangat mendesak. Tanpa jalur darat yang terbuka, suplai pangan, BBM, dan obat-obatan akan terus tersendat, sedangkan ketergantungan pada jalur udara tidak mampu menopang kebutuhan harian ribuan warga.
Saat ini, perbaikan jalan bukan hanya soal pemulihan infrastruktur, tetapi menyangkut langsung keselamatan, ketahanan pangan, dan keberlangsungan hidup masyarakat Takengon.
(rca)
Lihat Juga :