Takengon Masih Terisolasi, Perbaikan Jalan Kebutuhan Mendesak

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:45 WIB
loading...
Takengon Masih Terisolasi,...
Tim gabungan membersihkan material lumpur yang terbawa saat terjadi banjir di RSUD Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (6/12/2025). Foto/Dok BNPB
A A A
ACEH - Hingga saat ini, Takengon masih terisolasi akibat banjir bandang dan longsor yang memutus akses darat utama. Distribusi logistik, bahan pangan, serta layanan kesehatan tersendat parah lantaran sejumlah ruas jalan tertimbun material, jembatan rusak, dan badan jalan ambles.

Menurut Koordinator Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hilda Chandra, MKM, pembukaan jalur darat menjadi kunci agar suplai logistik kesehatan kembali berjalan normal. “Kita berharap pemerintah segera membuka akses utama maupun alternatif. Selama akses masih terputus, distribusi logistik kesehatan hanya mengandalkan udara,” ujar dr. Hilda, Rabu (10/12/2025).

Dia mengungkapkan bahwa Takengon masih termasuk wilayah yang terisolasi dari jalur darat. “Wilayah tengah Aceh seperti Bener Meriah, Gayo Lues, dan Takengon masih terisolasi, sehingga kebutuhan medis yang mendesak dikirim via udara,” ujarnya.

Baca juga: Wali Nanggroe: Pemulihan Kelistrikan Pascabencana Dilakukan Bertahap



Akan tetapi, dia menilai pengiriman lewat udara tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh karena kapasitas yang terbatas. Dampak keterisolasian mulai mengarah pada krisis pangan.

Sejumlah warga terpaksa menempuh perjalanan ekstrem untuk mendapatkan beras dan kebutuhan pokok. Salah satu warga Takengon Roni (43) mengaku bahwa keluarganya sempat tidak bisa memasak karena persediaan makanan habis.

“Sebelumnya kami satu hari sudah tidak masak di rumah, tidak ada apa pun lagi. Akhirnya terpaksa nekat pergi belanja ke Lhokseumawe,” ungkap Roni.

Dirinya membawa pulang beras, bahan pokok lain, gas, dan BBM setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dan berganti kendaraan. “Yang dibeli beras 5 sak, total 25 kilo. Terus gas melon satu tabung, Indomie satu dus, minyak goreng tiga liter, kecap tiga botol, minyak pertalite 10 liter,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, keluarganya terancam tidak bisa makan tanpa langkah tersebut. “Kalau cuma harap bantuan dari pemerintah tidak bisa, tidak makan anak kami di rumah,” ujarnya.

Kondisi tersebut mempertegas bahwa perbaikan akses jalan menuju Takengon bersifat sangat mendesak. Tanpa jalur darat yang terbuka, suplai pangan, BBM, dan obat-obatan akan terus tersendat, sedangkan ketergantungan pada jalur udara tidak mampu menopang kebutuhan harian ribuan warga.

Saat ini, perbaikan jalan bukan hanya soal pemulihan infrastruktur, tetapi menyangkut langsung keselamatan, ketahanan pangan, dan keberlangsungan hidup masyarakat Takengon.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
Jalan Ambles di Lenteng...
Jalan Ambles di Lenteng Agung Mulai Diperbaiki, Box Culvert Dipasang Malam Ini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved