RS Polri Identifikasi 3 Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Ini Identitasnya
Rabu, 10 Desember 2025 - 00:25 WIB
loading...
Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi 3 jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi 3 jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat yang terjadi pada Selasa (9/12/2025). Identifikasi jenazah dilakukan setelah Tim DVI Polri telah melakukan sidang rekonsiliasi pada malam yang sama.
"Pada malam ini telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan memutuskan tiga jenazah yang telah berhasil diidentifikasi," ujar Kepala Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, Selasa (9/12).
Ketiga jenazah di antaranya perempuan bernama Rufaidha Lathifunnisa (22), perempuan bernama Novia Nurwana (28) dan laki-laki bernama Yoga Valdier Yaseer. Identifikast dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sidik jari, catatan medis, gigi korban hingga properti yang ditemukan.
Baca juga: Ini Identitas Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran
"Terindentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, catatan medis dan properti," ujar dia.
Prima tidak merinci penyebab kematian korban. Namun, ketiga korban diduga meninggal akibat menghirum karbonmonoksida dengan jumlah banyak imbas kebakaran itu.
"(Penyebab meninggal) Kemungkinan karena kita hanya melaksanakan pemeriksaan luar, kemungkinan karena menghirup gas karbondioksida, CO2," tutur dia.
Baca juga: Update Kebakaran Gedung di Kemayoran, Kapolrestro Jakpus: 22 Orang Tewas
Jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Namun pada malam hari ini hanya jenazah atas nama Rufaidha dan Novia yang akan diserahkan.
"Mungkin nanti malam ini kita serahkan dua dulu karena satu keluarga belum datang, yaitu dari keluarga korban Rufaidha sama Novia kita serahkan malam ini," tandas Prima.
Sebagai informasi, Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri menerima sebanyak 21 kantong jenazah dari peristiwa kebakaran Gedung Terra Drone. Meski demikian, belum diketahui apakah seluruh kantong jenazah itu berisi badan utuh atau hanya body parts.
Sebelumnya, Polisi menyatakan seluruh korban kebakaran Gedung Terra Drone ditemukan dalam kondisi utuh. Dalam insiden tersebut, terdapat 22 orang korban meninggal dunia.
"Untuk korban sejumlah 22 ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat diidentifikasi," kata Plt. Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, saat ditemui di lokasi, Selasa (9/12/2025).
"Pada malam ini telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan memutuskan tiga jenazah yang telah berhasil diidentifikasi," ujar Kepala Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, Selasa (9/12).
Ketiga jenazah di antaranya perempuan bernama Rufaidha Lathifunnisa (22), perempuan bernama Novia Nurwana (28) dan laki-laki bernama Yoga Valdier Yaseer. Identifikast dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sidik jari, catatan medis, gigi korban hingga properti yang ditemukan.
Baca juga: Ini Identitas Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran
"Terindentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, catatan medis dan properti," ujar dia.
Prima tidak merinci penyebab kematian korban. Namun, ketiga korban diduga meninggal akibat menghirum karbonmonoksida dengan jumlah banyak imbas kebakaran itu.
"(Penyebab meninggal) Kemungkinan karena kita hanya melaksanakan pemeriksaan luar, kemungkinan karena menghirup gas karbondioksida, CO2," tutur dia.
Baca juga: Update Kebakaran Gedung di Kemayoran, Kapolrestro Jakpus: 22 Orang Tewas
Jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Namun pada malam hari ini hanya jenazah atas nama Rufaidha dan Novia yang akan diserahkan.
"Mungkin nanti malam ini kita serahkan dua dulu karena satu keluarga belum datang, yaitu dari keluarga korban Rufaidha sama Novia kita serahkan malam ini," tandas Prima.
Sebagai informasi, Rumah Sakit Tingkat I Bhayangkara Pusdokkes Polri menerima sebanyak 21 kantong jenazah dari peristiwa kebakaran Gedung Terra Drone. Meski demikian, belum diketahui apakah seluruh kantong jenazah itu berisi badan utuh atau hanya body parts.
Sebelumnya, Polisi menyatakan seluruh korban kebakaran Gedung Terra Drone ditemukan dalam kondisi utuh. Dalam insiden tersebut, terdapat 22 orang korban meninggal dunia.
"Untuk korban sejumlah 22 ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat diidentifikasi," kata Plt. Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, saat ditemui di lokasi, Selasa (9/12/2025).
(cip)
Lihat Juga :