Banjir Bandang di Agam Sumbar, 2 Warga Meninggal dan 1 Hilang
Kamis, 27 November 2025 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Agam pada Rabu, 26 November 2025, hujan dengan intensitas tinggi sejak 19 November 2025 memicu rangkaian bencana hidrometeorologi di 14 kecamatan yakni Banuhampu, IV Koto, Tanjung Raya, Palupuh, Palembayan, Lubuk Basung, Malalak, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Matur, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Sungai Pua, dan Baso.
Bencana banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan ambles terjadi hampir bersamaan membuat sebagian wilayah sulit diakses. Kerusakan rumah, fasilitas umum, sawah, hingga infrastruktur masih dalam proses pendataan.
Korban di Kabupaten Agam yang masih hilang di Kecamatan Palupuh bernama M Daud (35) dan di Lubuk Basung Joni Candra (30). Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Pemkab Agam bersama seluruh perangkat daerah, BPBD, TNI/Polri, dan relawan terus mengevakuasi warga, membuka akses jalan, serta asesmen kebutuhan mendesak. Untuk bencana banjir bandang di Malalak, tim gabungan telah berada di lokasi sejak dini hari.
Bencana banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan ambles terjadi hampir bersamaan membuat sebagian wilayah sulit diakses. Kerusakan rumah, fasilitas umum, sawah, hingga infrastruktur masih dalam proses pendataan.
Korban di Kabupaten Agam yang masih hilang di Kecamatan Palupuh bernama M Daud (35) dan di Lubuk Basung Joni Candra (30). Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Pemkab Agam bersama seluruh perangkat daerah, BPBD, TNI/Polri, dan relawan terus mengevakuasi warga, membuka akses jalan, serta asesmen kebutuhan mendesak. Untuk bencana banjir bandang di Malalak, tim gabungan telah berada di lokasi sejak dini hari.
(jon)
Lihat Juga :