Akses Internet di Desa-desa Terpencil Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Sabtu, 22 November 2025 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
“Kami tidak hanya fokus pada sektor industri, tetapi juga berperan aktif membantu pemerintah provinsi memperluas konektivitas bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dengan teknologi satelit, pihaknya telah menjangkau 78 desa di Kalimantan Timur termasuk memperluas jangkauan internet hingga ke daerah terpencil. Untuk dapat menjangkau hingga ke pelosok desa terpencil yang tidak terjangkau jaringan kabel dan selular, maka teknologi satelit dapat mewujudkan realisasi pemerataan konektivitas internet di wilayah Kalimantan Timur yang mencakup desa-desa di beberapa kabupaten seperti Berau; Kutai Barat; Kutai Kartanegara; Kutai Timur; Mahakam Ulu; Paser dan Penajam Paser Utara.
Meski capaian keseluruhan sudah 80%, namun desa-desa yang tersisa merupakan wilayah tersulit yang tidak terjangkau kabel FO/kabel dan selular. Maka diperlukan teknologi alternatif menggunakan atelit.
Program internet desa menargetkan percepatan penuntasan titik blank spot dan peningkatan kualitas akses internet yang dipastikan akan terus berlanjut pada 2026. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat, tidak hanya memperluas jangkauan internet, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperkuat layanan publik berbasis teknologi, dan mendorong terciptanya inklusi digital yang berkelanjutan di seluruh penjuru negeri.
Dengan teknologi satelit, pihaknya telah menjangkau 78 desa di Kalimantan Timur termasuk memperluas jangkauan internet hingga ke daerah terpencil. Untuk dapat menjangkau hingga ke pelosok desa terpencil yang tidak terjangkau jaringan kabel dan selular, maka teknologi satelit dapat mewujudkan realisasi pemerataan konektivitas internet di wilayah Kalimantan Timur yang mencakup desa-desa di beberapa kabupaten seperti Berau; Kutai Barat; Kutai Kartanegara; Kutai Timur; Mahakam Ulu; Paser dan Penajam Paser Utara.
Meski capaian keseluruhan sudah 80%, namun desa-desa yang tersisa merupakan wilayah tersulit yang tidak terjangkau kabel FO/kabel dan selular. Maka diperlukan teknologi alternatif menggunakan atelit.
Program internet desa menargetkan percepatan penuntasan titik blank spot dan peningkatan kualitas akses internet yang dipastikan akan terus berlanjut pada 2026. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat, tidak hanya memperluas jangkauan internet, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperkuat layanan publik berbasis teknologi, dan mendorong terciptanya inklusi digital yang berkelanjutan di seluruh penjuru negeri.
(shf)
Lihat Juga :