Krisis Pemulia Tanaman Berpotensi Ancam Ketahanan Pangan Nasional
Rabu, 12 November 2025 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Managing Director Ewindo Glenn Pardede menjelaskan penelitian atau pemuliaan tanaman adalah cara bermakna untuk berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. “Breeding is Giving bukan sekadar tema—melainkan komitmen kami untuk menciptakan dampak yang lebih besar. Benih adalah titik awal dari sistem pangan yang berkelanjutan,” ujar Glenn Pardede.
Menurut Glenn, penyelenggaraan IBA 2025 ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para pemulia, tetapi juga panggilan untuk menumbuhkan generasi penerus di bidang yang sangat strategis ini. Melalui ajang ini, kami ingin menginspirasi generasi muda agar melihat pemuliaan tanaman sebagai profesi yang mulia. Setiap benih unggul yang dihasilkan adalah wujud nyata kontribusi untuk petani dan bangsa.
Selain memberikan penghargaan kepada pemulia berprestasi, kegiatan ini juga menghadirkan forum ilmiah dan diskusi lintas sektor dengan narasumber pakar dari berbagai lembaga riset dan universitas dalam maupun luar negeri, serta pembuat kebijakan.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir sinergi nyata antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dalam memperkuat ekosistem perbenihan nasional. “Benih adalah awal dari ketahanan pangan. Setiap varietas baru yang diciptakan pemulia merupakan kontribusi langsung bagi keberlanjutan pangan Indonesia,” tutup Glenn.
Mengusung tema “Breeding is Giving”, IBA III akan diselenggarakan pada 19 November 2025. Dipersembahkan oleh Peripi, IPB University, dan Ewindo, ajang ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemulia tanaman—mereka yang berkontribusi nyata bagi kesejahteraan petani, dan keberlanjutan pertanian Indonesia
Menurut Glenn, penyelenggaraan IBA 2025 ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para pemulia, tetapi juga panggilan untuk menumbuhkan generasi penerus di bidang yang sangat strategis ini. Melalui ajang ini, kami ingin menginspirasi generasi muda agar melihat pemuliaan tanaman sebagai profesi yang mulia. Setiap benih unggul yang dihasilkan adalah wujud nyata kontribusi untuk petani dan bangsa.
Selain memberikan penghargaan kepada pemulia berprestasi, kegiatan ini juga menghadirkan forum ilmiah dan diskusi lintas sektor dengan narasumber pakar dari berbagai lembaga riset dan universitas dalam maupun luar negeri, serta pembuat kebijakan.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir sinergi nyata antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dalam memperkuat ekosistem perbenihan nasional. “Benih adalah awal dari ketahanan pangan. Setiap varietas baru yang diciptakan pemulia merupakan kontribusi langsung bagi keberlanjutan pangan Indonesia,” tutup Glenn.
Mengusung tema “Breeding is Giving”, IBA III akan diselenggarakan pada 19 November 2025. Dipersembahkan oleh Peripi, IPB University, dan Ewindo, ajang ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemulia tanaman—mereka yang berkontribusi nyata bagi kesejahteraan petani, dan keberlanjutan pertanian Indonesia
(cip)
Lihat Juga :