Di Tengah Pandemi COVID-19, Tradisi Potong Rambut Gimbal di Dieng Digelar Virtual
Senin, 14 September 2020 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
"Iya, kalau saat ini targetnya adalah viewer di media sosial yang menayangkan secara virtual. Meski virtual, ini sebagai langkah pelestarian budaya," ujar Alif.
Alif menuturkan, kegiatan Dieng Culture Festival 2020 dibuka Rabu 16 September pagi dengan beberapa agenda. Seperti, webinar dan penampilan kesenian tradisi. Acara dilanjutkan pada malam hari dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Keesokan harinya, pelaksanaaan tradisi potong rambut gimbal.
"Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan, dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan instagram. Untuk potong rambut gimbal kami siapkan undangan 50 VIP," tutur Alif.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung kegiatan Dieng Culture Festival 2020 dilaksanakan secara virtual. Namun, penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial. "Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya," ungkap Ganjar.
Alif menuturkan, kegiatan Dieng Culture Festival 2020 dibuka Rabu 16 September pagi dengan beberapa agenda. Seperti, webinar dan penampilan kesenian tradisi. Acara dilanjutkan pada malam hari dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Keesokan harinya, pelaksanaaan tradisi potong rambut gimbal.
"Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan, dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan instagram. Untuk potong rambut gimbal kami siapkan undangan 50 VIP," tutur Alif.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung kegiatan Dieng Culture Festival 2020 dilaksanakan secara virtual. Namun, penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial. "Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya," ungkap Ganjar.
(awd)
Lihat Juga :