Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Selasa, 11 November 2025 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Gumbreg, Pasukan Barisan Berani Mati Bung Tomo yang Tembak Pesawat Tempur di Perang November 1945
Di sisi lain, kegelisahannya terhadap kondisi negara dan rakyat Nusantara terus terasa. Diskriminasi ke masyarakat pribumi khususnya kalangan menengah ke bawah begitu terasa. Hal ini yang membuat Bung Tomo terus bergejolak batinnya. Ia merasa beruntung bersekolah di Mulo, karena status ayahnya seorang pejabat tinggi di polisi kotapraja.
Sekolah Mulo memang hanya diperuntukkan untuk kaum pribumi Nusantara golongan atas, orang-orang Cina, dan Eropa. Sekolah itu memang merupakan didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan masyarakat miskin menengah ke bawah Nusantara saat itu tidak bisa mengenyam pendidikan di Mulo.
Pada masa itu, status sosial, status golongan, dan kelas ekonomi, menjadi pertimbangan yang sangat mencolok yang mempengaruhi akses pendidikan. Anak-anak keluarga priyayi bisa bersekolah di HIS (Holandsch Inlandsch School). Sekolah ini diselenggarakan sangat terbatas pada masa Hindia Belanda.
Di sisi lain, kegelisahannya terhadap kondisi negara dan rakyat Nusantara terus terasa. Diskriminasi ke masyarakat pribumi khususnya kalangan menengah ke bawah begitu terasa. Hal ini yang membuat Bung Tomo terus bergejolak batinnya. Ia merasa beruntung bersekolah di Mulo, karena status ayahnya seorang pejabat tinggi di polisi kotapraja.
Sekolah Mulo memang hanya diperuntukkan untuk kaum pribumi Nusantara golongan atas, orang-orang Cina, dan Eropa. Sekolah itu memang merupakan didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan masyarakat miskin menengah ke bawah Nusantara saat itu tidak bisa mengenyam pendidikan di Mulo.
Pada masa itu, status sosial, status golongan, dan kelas ekonomi, menjadi pertimbangan yang sangat mencolok yang mempengaruhi akses pendidikan. Anak-anak keluarga priyayi bisa bersekolah di HIS (Holandsch Inlandsch School). Sekolah ini diselenggarakan sangat terbatas pada masa Hindia Belanda.
(cip)
Lihat Juga :