Kasus Bayi di Banyuwangi Dikubur Orang Tua, DPR Ingatkan Pemda Tak Tutup Mata
Sabtu, 08 November 2025 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Nduk Nik menilai peristiwa ini sebagai alarm bagi pemerintah untuk memperkuat sosialisasi dan edukasi program Keluarga Berencana (KB) hingga ke pelosok desa. Ia berujar, lemahnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat KB sering kali berujung pada tekanan sosial, ketimpangan ekonomi, hingga gangguan psikologis dalam keluarga.
Baca juga: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul, Sempat Terekam CCTV
“KB bukan hanya soal menunda kehamilan, tapi juga tentang bagaimana keluarga mampu merencanakan masa depan anak-anaknya dengan sehat, bahagia, dan berdaya,” tegasnya.
Sebagai bentuk keprihatinan, Nduk Nik langsung memerintahkan tim Nihayah Center mengirimkan bantuan sekaligus pendampingan psikologis dan pelatihan parenting dasar kepada keluarga korban. Menurutnya, keluarga tersebut tergolong kurang mampu dan sangat membutuhkan dukungan moral maupun sosial.
“Kami berharap kejadian serupa tidak lagi terulang, dan masyarakat di desa memiliki pemahaman serta keberanian untuk mencari bantuan bila menghadapi tekanan,” ujar Nduk Nik.
Selain itu, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa itu juga meminta Pemda dan instansi terkait seperti dinas sosial, dinas kesehatan, dan lembaga keagamaan untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kasus serupa.
Baca juga: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul, Sempat Terekam CCTV
“KB bukan hanya soal menunda kehamilan, tapi juga tentang bagaimana keluarga mampu merencanakan masa depan anak-anaknya dengan sehat, bahagia, dan berdaya,” tegasnya.
Sebagai bentuk keprihatinan, Nduk Nik langsung memerintahkan tim Nihayah Center mengirimkan bantuan sekaligus pendampingan psikologis dan pelatihan parenting dasar kepada keluarga korban. Menurutnya, keluarga tersebut tergolong kurang mampu dan sangat membutuhkan dukungan moral maupun sosial.
“Kami berharap kejadian serupa tidak lagi terulang, dan masyarakat di desa memiliki pemahaman serta keberanian untuk mencari bantuan bila menghadapi tekanan,” ujar Nduk Nik.
Selain itu, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa itu juga meminta Pemda dan instansi terkait seperti dinas sosial, dinas kesehatan, dan lembaga keagamaan untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kasus serupa.
Lihat Juga :