Anggotanya Diduga Kroyok Prajurit TNI AD, Ini Kata Dansat Brimob
Senin, 14 September 2020 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
"Mesti dikonfirmasi oleh Kabid Humas, tapi insiden itu sudah ditangani. Pak Kapolda sudah perintah. Itu ditangani sama Kabid Propam. Sampai sejauh ini sih belum ada ditemukannya anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut," terangnya kepada SINDOnews.com melalui sambungan telepon selulernya, Senin (14/9/2020).
(Baca juga: Terungkap, Ini Tarif Layanan Seks Wanita Pemandu Lagu di Madiun )
Walaupun demikian, dia menegaskan, sebagai Dansat Brimob Polda Papua Barat terus mengingatkan anggotanya untuk menghindari benturan dengan satuan lain. Apalagi menurut Semmy, dalam situsi pandemi COVID-19 ini, sinergi antara satuan sangat diperlukan bersama masyarakat untuk penanganan COVID-19.
"Saya terus ingatkan anggota untuk hindari benturan, bentrokan dengan teman-teman satuan lain, karena kita sedang dilanda pandemi COVID-19. Kita harus tetap sama-sama untuk bisa bekerja bersama masyarakat dalam penanganan COVID-19," ujarnya.
Sekali lagi Semmy menegaskan, bahwa terkait beredarnya video viral di media sosial tentang insiden bentrok yang diduga melibatkan anggota Brimob itu tidak benar, dan kasus tersebut sudah ditangani oleh Bidang Propam Polda Papua Barat.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh tiga oknum anggota Brimob terhadap anggota TNI terjadi di Wosi AMD Jalan Trikora, Manokwari, Papua Barat, viral di media sosial. (Baca juga: Usai Pendidikan di Bali, 27 Tamtama TNI AD Jalani Tes Swab )
(Baca juga: Terungkap, Ini Tarif Layanan Seks Wanita Pemandu Lagu di Madiun )
Walaupun demikian, dia menegaskan, sebagai Dansat Brimob Polda Papua Barat terus mengingatkan anggotanya untuk menghindari benturan dengan satuan lain. Apalagi menurut Semmy, dalam situsi pandemi COVID-19 ini, sinergi antara satuan sangat diperlukan bersama masyarakat untuk penanganan COVID-19.
"Saya terus ingatkan anggota untuk hindari benturan, bentrokan dengan teman-teman satuan lain, karena kita sedang dilanda pandemi COVID-19. Kita harus tetap sama-sama untuk bisa bekerja bersama masyarakat dalam penanganan COVID-19," ujarnya.
Sekali lagi Semmy menegaskan, bahwa terkait beredarnya video viral di media sosial tentang insiden bentrok yang diduga melibatkan anggota Brimob itu tidak benar, dan kasus tersebut sudah ditangani oleh Bidang Propam Polda Papua Barat.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh tiga oknum anggota Brimob terhadap anggota TNI terjadi di Wosi AMD Jalan Trikora, Manokwari, Papua Barat, viral di media sosial. (Baca juga: Usai Pendidikan di Bali, 27 Tamtama TNI AD Jalani Tes Swab )
Lihat Juga :